Deklarasi Cinta Damai di Pilbup Karo

oleh -77 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana membubuhkan tandatangan di acara Deklarasi Cinta Damai Pilkada Karo. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengujudkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) damai.

Kabupaten Karo termasuk satu dari sejumlah daerah yang menggelar Pilkada serentak 2020. Ada lima pasangan calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati yang akan bersaing merebut dan meraih suara masyarakat Kabupaten Karo di pemilihan bupati (Pilbup) yang akan digelar 9 Desember 2020.

Terkelin menyatakan, seluruh masyarakat turut andil dan bertanggung jawab mengujudkan Pilkada yang damai di kabupaten Bumi Turangi itu.

“Ini bukan tanggung jawab pemerintah saja tapi seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, mari kita satu persepsi dan bertekad bersama dalam menyikapi dinamika sosial politik. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat dan ketua tim pemenangan Paslon Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020, bahu-membahu menyukseskan Deklarasi Pilkada Cinta Damai,” ujar Terkelin Brahmana, Senin 26 Oktober 2020, di aula Kantor Bupati Karo.

Baca Berita:

Dekranasda Karo Terima Bantuan Perlengkapan untuk UKM

Miliki Kesamaan, Pemkab Karo-Pemkab Demak Akan Jalin Kerja Sama Pertanian

Acara Deklarasi Pilkada Cinta Damai diikuti Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hardyanto, Waka Polres Tanah Karo Kompol Hasian Pangabean, Kejaksaan Karo, M. Sinaga, Sekda Karo Kamperas Terkelin Purba, Ketua KPU Daerah Karo Gemar Tarigan, Ketua Bawaslu Karo  Eva Juliani Pandia, Ketua Tim Pemenangan Paslon, Kakesbang Tetap Ginting, Kabag Protokoler Frans Leo Surbakti, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan Ormas.

Bupati menuturkan, digelarnya kegiatan tersebut sebagai upaya dalam kepedulian keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat di masa Pilkada Serantak 2020 yang digelar di Kabupaten Karo.

“Untuk meningkatkan toleransi bersama agar bisa menyatukan perbedaan sehingga tidak mudah terprovokasi dengan isu yang tidak benar. Perkembangan terkini dapat kita mendengar dari media sosial di daerah lain masih terjadi unjuk rasa Omnibus Law, yang mengakibatkan keamanan dan ketertiban sedikit terganggu di sejumlah wilayah. Melihat situasi itu, Kabupaten Karo salah satu daerah menyelenggarakan Pilkada pada tanggal 9 Desember 2020, dan masih tahapan kampanye bagi Paslon dan berbarengan dengan pandemi Covid-19, yang berpotensi dapat menggangu di segala sektor, khususnya ketenteraman dan ketertiban,” tutur Terkelin.

Untuk menjaga kondusifitas Kabupaten Karo di masa Pilkada, Terkelin menyerukan cinta damai dan tegas menolak anarkisme.

“Guna menjaga situasi wilayah Karo aman dan kondusif, kita sama-sama hadir dalam acara ini, dan sepakat menyuarakan deklarasi cinta damai, dan menolak aksi anarkisme. Tidak ada ruang bagi pelaku anarkisme di Bumi Turang ini.” pungkasnya.

Senada dengan Bupati Karo, Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan mengajak masyarakat ikut berperan menjaga keamanan.

“Mari kita bersama-sama menjaga Bumi Turang ini dengan ikut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Namun demikian, tetap jaga protokol kesehatan (Prokes),” katanya. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *