Diperkirakan 15 Hektar Lahan di Desa Mendele Aceh Terbakar, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Petugas pemadam kebakaran berdoa saat menghadapi kebakaran hutan dan lahan. [Foto BNPB ]

RIENEWS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menginformasikan hingga Jumat 15 Oktober 2021, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Mendele, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, belum berhasil dipadamkan. Karhutla dilaporkan terjadi, Kamis 14 Oktober 2021.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, berdasarkan informasi dari BPBA, kondisi cuaca panas dan angin kencang dapat memicu meluaskan area terdampak.

“Arah api bergerak ke puncak gunung sehingga kondisi ini menyulitkan tim gabungan untuk memadamkan api. Petugas gabungan di lapangan masih berusaha untuk mematikan titik api. Lokasi terdampak berada di Desa Mendele, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh,” kata Muhari.

Muhari menyebutkan, estimasi dampak area terbakar mencapai 15 hektar.  “Petugas masih melakukan pendataan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lapangan,” jelas Muhari.

Baca Juga:

Musim Hujan, 120 Rumah di Kota Padang Panjang Terdampak Banjir

Ancaman Bencana Hidrometeorologi di Musim Hujan, BNPB Instruksikan BPBD Lakukan Kesiapsiagaan

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah telah mengerahkan personel yang didukung oleh para petugas pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Tim gabungan ini dibantu masyarakat setempat dalam proses pemadaman.

“Dilihat dari tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah, pada esok hari (Sabtu 16 Oktober 2021) sebagaimana disampaikan BMKG, sebagian kecil wilayah Provinsi Aceh teridentifikasi pada tingkat mudah hingga sangat mudah terbakar, seperti di wilayah Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Tamiang dan Aceh Singkil,” sebut Muhari.

Berdasarkan catatan BNPB sepanjang kurun waktu 2015 – 2020, wilayah Aceh Tengah mengalami 15 kali kejadian karhutla. Sedangkan di seluruh Provinsi Aceh, sebanyak 276 kejadian tercatat selama periode tersebut.

Rekapitulasi sementara luas karhutla di wilayah Provinsi Aceh yang identifikasi pada 1 – 30 September 2021 mencapai 88 hektar, sedangkan rekapitulasi sementara periode 1 Januari – 30 September 2021 tercatat 788 hektar. Luas karhutla pada periode Januari hingga September tersebut lebih kecil dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2020. Data BNPB menyebutkan luas karhutla periode 1 Januari – 30 September 2020 mencapai 1.006 hektar.  (Rep-02)