GTPP Covid-19 Karo Akan Sediakan 228 Kamar Hotel untuk OTG

oleh -130 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana, Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Kav Yuli Eko Hardianto berdiskusi dengan pihak manajemen Rudang Hotel & Resort terkait penyediaan kamar isolasi untuk kasus konfirmasi asimptomatik Covid-19. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Karo, Sumatera Utara, akan menyediakan 228 kamar hotel untuk isolasi orang tanpa gelaja (OTG) atau orang terkonfirmasi (asimptomatik) positif Covid-19.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19), telah mengganti istilah OTG menjadi kasus konfirmasi yang dibagi dua yaitu; kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik); dan kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik).

Hingga Selasa 29 September 2020, kasus konfirmasi Covid-19 yang dirilis Tim GTTP Covid-19 Karo pada laman covid19.karokab.go.id berjumlah 169 orang.

Menurut Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Kav Yuli Eko Hardianto, penyediaan kamar hotel bagi orang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Karo, menindaklanjuti perintah Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Doni Monardo, bahwa OTG tidak lagi dibenarkan isolasi mandiri.

Baca Berita:

Tegakan Perbup Prokes, Bupati Karo Instruksikan Digelar Apel Gabungan

Bupati Karo dan Istri Ikut Program Tes Swab Massal

Eko menuturkan, kamar yang akan disiapkan bagi para OTG menjalani isolasi disewa dari empat hotel di Kabupaten Karo. Ada pun keempat hotel yang akan dijadikan lokasi isolasi bagi OTG yakni, Hotel Grand Orri (46 kamar), Rudang Hotel & Resort (70 kamar), Bukit Kubu Hotel (38 kamar),  dan Berastagi Cottage (74 kamar).

“Sesuai jumlah kebutuhan kamar, anggarannya sudah final,” kata Eko.

Hal itu disampaikan Eko dalam diskusi bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana, Ketua  Plh Tim GTPP Covid-19 Karo  Mulia Barus, Kadis Pariwisata Munarta Ginting, Kadis Kesehatan Irna Safrina Meliala, Dirut RSUD Arjuna Wijaya dengan perwakilan Hotel Rudang, Lina Nasution, Rabu 30 September 2020.

Terkelin Brahmana membenarkan rencana penyediaan kamar hotel untuk OTG menjalani isolasi.

“Program di atas adalah kebijakan Satgas Covid-19 Pusat, pihak Pemkab Karo hanya sebagai fasilitator saja. Masalah anggaran dari dana siap pakai (DSP-APBN). Namun, teknis penyalurannya lewat Pemda Karo, seusai Juklak (petunjuk pelaksana) yang kita terima,” sebut Terkelin.

“Pemkab Karo mendukung program yang dijalankan oleh Satgas Pusat tersebut yang telah  melibatkan stakeholder terkait (Dinkes, BPBD, Dishub, Satpol PP, TNI/Polri).  Namun demikian, langkah selanjutnya mendukung program yang akan direncanakan ini, ke depan akan membentuk Orgas Subsatgas Karantina, penunjukkan koordinator penanganan , pelibatan instansi sesuai tugas dan fungsi, penanganan kesehatan (Kemenkes, Dinkes, RS, Puskesmas dll) dan pengamanan (TNI/Polri, Satpol PP dan sekuriti),” katanya.

Selain itu, kata Terkelin, ada faktor pendukung yakni manajemen hotel dan karyawan hotel yang akan diberikan pelatihan penanganan Covid-19.

Bupati mengungkapkan, untuk merealisasikan rencana penyediaan ratusan kamar untuk OTG menjalani isolasi, terus melakukan pendekatan dengan pihak hotel.

“Yang sudah dilakukan pendekatan masih dengan Hotel Grand Orri dan Rudang Hotel & Resort, sisanya akan terus kita upayakan ke pihak hotel sesuai permintaan yang terdata,” pungkasnya. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *