HUT IBI 68 Tahun Kabupaten Karo Semarak

oleh -185 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana memotong kue HUT IBI ke-68 tahun disaksikan Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang, Kadis Kesehatan Irna safrina Meliala, Pengurus Cabang IBI Kabupaten Karo Sertamuli Sembiring dan Ketua TP PKK Karo Sariati Sitompul. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Peringatan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-68 tahun di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berlangsung semarak. Acara yang dilangsungkan di Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, Sabtu 30 November 2019, dihadiri 350 bidan se-Kabupaten Karo.

HUT IBI kali ini mengusung tema; Bidan Melindungi Hak Kesehatan Reproduksi Melalui Pemberdayaan Perempuan dan Optimalisasi Pelayanan Kebidanan, diikuti Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, bersama sejumlah pijabat dan pimpinan organisasi perangkat daerah Pemkab Karo.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan selamat hari ulang tahun (HUT) kepada IBI Kabupaten Karo. Dalam sambutannya, Terkelin menuturkan ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdian pada bidan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dijelaskannya, visi pembangunan kesehatan yaitu sehat yang mandiri dan berkeadilan. Kesehatan juga memiliki arti sangat penting strategis karena selain kebutuhan dasar, kesehatan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kualitas sumber daya manusia.

Baca Berita:

Bupati Karo Usulkan Nerus Ginting Sebagai Pahlawan Nasional

LP3PKK Melahirkan Kader Terampil

Terkelin mengatakan melalui peringatan ini, IBI harus menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan serta kaum wanita pada umumnya dalam rangka memperkokoh persatuan bangsa, membina pengetahuan dan keterampilan anggota dalam profesi kebidanan khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga.

“Peran bidan di masyarakat sangat dihargai dan dihormati karena tugasnya yang sangat mulia. Memberi semangat, membesarkan hati dan mendampingi serta menolong ibu melahirkan,” katanya.

Bupati juga berpesan agar para bidan dalam menjalankan tugas, tidak memilih-milih pasien miskin atau kaya.

“Karena tugas seorang bidan adalah membantu ibu (melahirkan) bukan mengejar materi. Karena Bidan adalah manusia yang berhati mulia. Maka Tuhan Yang Maha Esa pasti akan mendahulukan kepentingan kita. Kapanpun apabila masyarakat membutuhkan, berikan pelayanan segera jangan menunda, memberikan pelayanan kesehatan masyarakat yang paling utama,” pungkasnya.

Pengurus Cabang IBI Kabupaten Karo Sertamuli Sembiring mengatakan, dengan memperingati HUT IBI yang ke-68 tahun, ini dapat dijadikan sebagai momen berharga, bukan ajang seremonial biasa. Tetapi salah satu jalan, sarana dan prasarana untuk kembali merapatkan barisan, bergandengan tangan, saling menstimulasi dan merangsang satu sama lain untuk terus bersemangat. (Rep-01)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *