Jelang Pilkada Karo, Pemkab-FKDM Antisipasi Gangguan Kamtibmas

oleh -148 Pembaca
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karo Tetap Ginting berdiskusi dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Karo membahas ancaman gangguan jelang Pilkada Karo 2020. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, yang juga akan dilaksanakan di Kabupaten Karo. Pemerintah Kabupaten Karo menggelar diskusi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang Pilkada Karo, Sumatera Utara.

Salah satu langkah Pemkab Karo mengantisipasi gangguan Kamtibmas, dengan mengedepankan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karo, Tetap Ginting dalam diskusi dengan FKDM Kabupaten Karo, Selasa 22 Oktober 2019, di Kantor Kesbangpol, Jalan Letjen Djamin Ginting, Kabanjahe. Diskusi dihadiri Ketua FKDM, Jerni Tarigan dan anggota FKDM, Robert Tarigan, Maradona Tarigan, Pimpin Bangun, dan Sastra Purba serta Kabid Kesbang, Salomo Surbakti.

Tetap Ginting menyatakan, peran FKDM sangat strategis dan penting dalam mengantisipasi ancaman keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat khususnya jelang Pilkada Karo 2020.

Baca Juga: KPU Karo Tegaskan Belum Saatnya Pemasangan Alat Peraga Kampanye

“FKDM adalah ujung tombak pengumpulan informasi. Kerja FKDM akan sangat membantu pencegahan awal terkait berbagai ancaman dan tantangan di daerah. FKDM juga harus mampu berperan sebagai  jembatan antara masyarakat dengan pemerintah,” ujar Tetap Ginting.

Dikatakannya, Pemkab Karo mengoptimalkan peranan dan fungsi FKDM untuk mencegah dan mengantisipasi ancaman konflik yang terjadi saat Pilkada nanti.

Baca Berita:

Hadiri Rakorda LKPD 2019, Terkelin Berharap Tahun Depan Raih WTP

Bupati Karo Ajak Masyarkat Meneruskan Nilai Perjuangan 45

Ketua FKDM Karo, Jernih Tarigan mengaku bahwa FKDM memiliki tugas di antaranya, menjaring, menampung, mengoordinasikan, mengomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa dalam upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini, khususnya jelang Pilkada Karo 2020.

“Kami imbau agar secara proaktif masyarakat dan elemen-elemen masyarakat lainnya juga ikut menjaga situasi politik dan menciptakan suasana politik yang aman, damai dan kondusif,” ujarnya.

Saat ini, kata Jernih Trigan, FKDM sudah terbentuk di hingga kecamatan.

“Oleh karena itu, diharapkan berbagai permasalahan yang terjadi dapat diketahui dan segera diantisipasi dengan mencarikan solusi,” kata dia.

Prinsip temu cepat dan lapor cepat menjadi dasar dalam penyelengaraan tugas dan fungsi FKDM. Sehingga peran FKDM menjadi sangat elementer dalam mengantisipasi datangnya ancaman dan tantangan.

“ Harapannya dapat memberikan kontribusi bagi Pemkab Karo khususnya dalam pengelolaan terhadap potensi di daerahnya,” ujarnya.

Jelang Pilkada Karo, Jernih Tarigan menyatakan akan lebih sering mengadakan diskusi, sharing berbagi informasi. Partisipasi masyarakat penting, sebab gejala konflik yang muncul harus dideteksi sejak dini untuk menghindari konflik yang lebih besar. Meski tetap mengandalkan keamanan yakni Polri  dan TNI atau Satpol PP.

“Tetap saja peranan masyarakat sebagai sumber informasi sangat penting. Kombinasi ini akan memperkuat keamanan dan suasana kondusif baik sebelum, saat, dan setelah Pilkada Karo,” pungkasnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *