Lawan Virus Corona, Bupati Karo Resmikan Posko Gereja Peduli Covid 19

oleh -373 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat menyerahkan bantuan sembako Posko Gereja Peduli kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM –  Badan Kerja sama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mendirikan Posko Gereja Peduli Covid-19, di Jalan Jamin Ginting Gang Gelombang, Ketaren, Kabanjahe. Pendirian posko ini guna membantu masyarakat yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

Ketua Panitia Posko Gereja Peduli Pdt. Yosua Sinukaban menegaskan gereja-gereja di bawah koordinasi BKAG Kabupaten Karo, terpanggil untuk berbagi kasih, sepakat mendirikan  Posko Gereja Peduli dalam penanggulangan dampak pandemi Covid-19.

“Seiring perjalanan dalam situasi pandemi Covid-19 yang dirasakan segenap elemen masyarakat Kabupaten Karo, gereja dan hamba Tuhan bersehati ingin meringankan beban hamba Tuhan dan keluarganya serta masyarakat yang mengalami terdampak Covid-19. Sehingga diputuskan bersama hamba Tuhan lainnya, aksi sosial tersebut dengan Gereja Peduli,” kata Yosua dalam peresmian Posko Gereja Peduli Covid-19, Senin 4 Mei 2020.

Baca Berita: 

BNN Karo Bekuk Napi Asimilasi Dalam Kasus 14 Kg Ganja

Warga Palas dan Kota Padang Sidempuan Panik Diguncang Gempa

Peresmian Posko Gereja Peduli Covid-19, diresmikan Bupati Karo Terkelin Brahmana, turut dihadiri Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Plh Ketua Gugus Tugas Covid-19 Karo Martin Sitepu, Kakesbang Tetap Ginting, Kadis Sosial Benyamin Sukatendel, Sekretaris Gereja Peduli Pdt Sadrah Brahmana, Pdt Andi Sastra Ginting, (BKAG) Pdt Sutrisno, (GPdi) Pdt Masada Sinukaban, (GBKP) Pdt Antoni Tarigan, Pdt  Paham Ginting.

Dengan keberadaan Posko Gereja Peduli, Pdt Yosua mengharapkan dengan kebersamaan yang ada dan uluran tangan para jemaat telah menyisihkan  rezekinya, akan disalurkan bagi hamba-hamba Tuhan se-Kabupaten Karo.

“Yang berhak menerima penyaluran bantuan telah ada kriteria yang diputuskan bersama panitia,” kata Yosua.
Sesuai data panitia, sebut Pdt Yosua, akan menyalurkan bantuan sembako kepada 100 orang  di Kabupaten Karo.

Ketua Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Karo Pdt. Andi sastra Ginting menyebutkan dengan terbentuknya Posko Gereja Peduli, mengisyaratkan gereja harus menjalankan ayat dalam Alkitab.

“Dalam Galatia 6:2 (TB);  Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus,” kata Pdt. Andi Sastra Ginting.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapreisasi pendirian Posko Gereja Peduli yang dilakukan hamba-hamba Tuhan.

Dalam kesempatan itu, Terkelin menegaskan Pemerintah Kabupaten Karo sebelumnya telah mendata masyarakat miskin dan terdampak Covid-19.

“Melalui Kades diteruskan melalui Camat dan ke Dinas Sosial. Kriteria sudah ada, pun begitu bagi yang belum terdata silakan sampaikan ke Kades bagi masyarakat pendatang yang tinggal di Kabupaten Karo yang tidak memiliki KTP, berhak dapat bantuan dari pemerintah,” tegasnya.

Dalam peresmian itu, Bupati Karo turut menyerahkan 500 masker ke Posko Gereja Peduli. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *