2 Bulan Petugas Kebersihan TMJB Tidak Terima Gaji

oleh -1.655 Kali Dibaca
Petugas kebersihan saat bekerja di Taman Menjuah-Juah Berastagi, Kabupaten Karo. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Menggetirkan. Kelima perempuan yang bekerja sebagai petugas   kebersihan di Taman Mejuah-Juah Berastagi (TMJB), Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, ini sudah dua bulan tidak menerima gaji. Selain gaji April dan Mei 2019, yang belum mereka terima. Rapel kenaikan gaji tiga bulan sejak Januari hingga Maret 2019, juga tak kunjung dicairkan.

Kelima petugas yang sehari-hari bekerja di TMJB, di lokasi ini nantinya akan diselenggarakan event Pariwisata Nasional Festival Buah dan Bunga, 5 hingga 7 Juli 2019, harus membanting tulang untuk mencari nafkah.

Selepas bekerja di TMJB, sejak pukul 07.00 WIB sampai 14.00 WIB, di antara mereka harus menjadi tukang cuci dan menyetrika baju di rumah tetangga.

Kelima petugas honor kebersihan yang berada di bawah naungan Dinas Pariwisata Karo ini, sangat berharap pemerintah membayarkan upah dua bulan dan rapel kenaikan gaji selama tiga bulan.

Baca Berita:

4 Tips Sehat Bahagia di Umur 40 Tahun Ala Avrist

Karo Raih Perunggu di Kejuaraan Provinsi FPTI

“Selain belum menerima gaji bulan April dan Mei. Kami juga belum memperoleh rapel kenaikan gaji terhitung dari bulan Januari, Februari dan Maret 2019. Padahal, rapel kenaikan gaji yang tiga bulan itu sudah kami tanda tangani. Tapi uangnya belum diterima. Kami tidak paham mengapa demikian,” tutur seorang petugas kebersihan yang minta namanya tidak ditulis, Senin 1 Juli 2019.

Petugas kebersihan di TMJB, itu mengakui, gaji dan uang rapel kenaikan gaji itu sangat dibutuhkan untuk biaya hidup mereka. Kesulitan ekonomi yang mereka jalani ini, harus dilalui dengan berutang di warung.

“Kadang kita juga mengutang di warung guna membutuhi keperluan isi dapur. Terpaksa itu dilakukan, meski rasa malu itu ada. Mengingat kerjaan suami juga tidak menentu, dan hidup pas-pasan,” tutur petugas keberishan itu.

Pegawai di bagian Keuangan Dinas Pariwisata Karo, Rizal mengakui belum dibayarnya gaji petugas kebersihan lantaran masalah aturan.

“Sesuai aturan yang sekarang, sebelum terbit, tidak dapat kami dahulukan pembayaran gaji honorer. Surat penyediaan dana belum terbit, karena masih dalam tahap pengajuan. Jika Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) telah terbit, baru kita dapat ambil dan lakukan pembayaran. Kita juga berupaya agar gaji mereka segera terbayarkan,” kata Rizal. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *