4 Paslon Bupati/Wakil Bupati Karo Hadiri Kampanye Adaptasi Kebiasaan Baru

oleh -337 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana menerima masker dari Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono di acara kampanye AKB. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Empat pasangan calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati Karo di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Karo 2020, Sumatera Utara, menghadiri kampanye adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang digelar Polres Tanah Karo, Kamis 10 September 2020, di halaman markas Polres Tanah Karo, Kabanjahe.

Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono menyebutkan sengaja mengundang empat paslon; Cory Seriwaty Sebayang-Theo Ginting; Yus Felesky Surbakti-Paulus Sitepu; Iwan Depari-Budianto Surbakti; dan Josua Ginting-Sabrina Tarigan beserta tim sukses masing-masing paslon dalam kegiatan kampanye AKB di antaranya penggunaan masker.

“Supaya saat melakukan tahapan Pilkada harus selalu mengikuti protokol kesehatan. Sekaligus mengajak  paslon  untuk sepakat mengucapkan; ayo pakai masker kesehatan pulih, ekonomi bangkit, Tanah Karo Makmur, Indonesia Maju,” kata AKBP Yustinus Setyo Indriono.

Baca Berita:

Erupsi Gunung Sinabung, Forkopimda Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Wabup Karo Buka Ujian Hari Pertama SKB CPNS di Kanreg BKN VI Medan

Kapolres  berharap paslon dan tim suksesnya beserta masyarakat ada kesadaran mencegah penularan Covid-19.

Siapkan Regulasi Prokes

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapresiasi kegiatan kampanye AKB oleh Polres Tanah Karo, dan mengingatkan masyarakat mengenakan masker saat keluar rumah.

“Kegiatan yang dilakukan Polres Tanah Karo sudah sangat tepat. Tentu dengan adanya (kampanye AKB ini) paslon Bupati /Wakil Bupati Karo dan masyarakat menerapkan pemakaian masker dalam beraktivitas, menumbuhkan kesadaran dan menjaga kesehatan dari dampak penyebaran Covid-19,” kata Terkelin yang turut menghadiri kampanye AKB.

Bupati membeberkan, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Karo masih membahas regulasi prtokol kesehatan (Prokes).

“Pemerintah pusat dan provinsi di berbagai daerah sudah memiliki aturan tersendiri terkait penerapan sanksi protokol kesehatan, khususnya dalam penggunaan masker. Kabupaten Karo saat ini masih dalam pembahasan, belum rampung dan matang. Mungkin dalam waktu dekat ini diupayakan akan selesai,” katanya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *