RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama anggota DPRD Karo Thomas Joverson Ginting menghadiri Natal yang digelar Gereja GPDI Immanuel Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Natal yang digelar pada Minggu 2 Desember 2018, mengangkat tema; Time to Care.
Pdt Paham Ginting menyebutkan tema Natal bulan Desember 2018, mengangkat soal Time to Care. “Atau waktu untuk peduli, bisa membangkitkan rasa kebersamaan dan peduli kita dalam umat beragama,” kata Pdt. Paham Ginting.
Dikatakannya, sosok Bupati Karo sudah tidak asing di Gereja GPDI Immanuel Berastagi. “Bupati Karo tidak asing lagi bagi jemaat saya, karena seingat saya sejak Bupati Karo menjabat sudah lima kali hadir setiap ada undangan,” kata Paham Ginting.
Dengan kehadiran Bupati Karo, Pdt. Paham Ginting mengharapkan menjadi momen indah dan berharga bagi semua. “Dan atas nama Gembala sidang GPDI, kami mengucapkan terima kasih sudah meluangkan waktu dapat hadir,” imbuh Paham Ginting.
Baca Berita: Lomba Kicau Mania Meriahkan HUT Yonif 125/Simbisa ke-54
Natal di Gereja GPDI Immanuel Berastagi turut dihadiri Kepala BNNK Karo AKBP Happy Surbakti, Camat Berastagi Mirton Ketaren dan para pendeta GPDI sekitar Berastagi.
Dalam sambutannya, Bupati Karo Terkelin Brahmana menyampaikan terima kasih atas penyambutan dirinya beserta rombongan dari GPDI Immanuel Berastagi.
“Terima kasih atas penyambutan yang diberikan kepada saya bersama rombongan. Diberikan tempat dan waktu memuji Tuhan dengan sukacita, saat prosesi pemasangan lilin diiringi dengan lagu Malam Kudus adalah suatu kehormatan di sebuah gereja,” ujar Terkelin.
Bupati Karo menyampaikan pesan kepada para jemaat, selalu mendoakan pemerintah dapat menjalankan tugas dengan baik.
“Pesan saya, jadilah jemaat yang baik dan selalu doakan pemerintah dari tingkat atas sampai bawah, agar pemerintah dapat menjalankan tugasnya sebaik-baiknya dengan dibekarti Tuhan,” kata Terkelin.
Bupati Karo mengimbau jemaat agar tidak percaya berita bohong, hoax, terutama di media sosial.
“Jangan pernah percaya akan hoax apalagi melihat sesuatu di Medsos yang masih diragukan kebenarannya. Karena zaman sekarang melalui Medsos atau Instagram sering hal negatif disiarkan, ditampilkan menjelekkan seseorang atau pemerintah. Padahal unsur keakuratannya belum tentu benar,” imbuh Bupati Karo.
“Kita tidak boleh ikut-ikutan menyebarkan yang namanya hoax. Kita harus konsisten sesuai tema hari ini; Waktu untuk Peduli. Nah, pentingnya waktu bukan disalahgunakan untuk kejahatan hoax, justru ini dapat melemahkan iman kita. Lebih baik banyak berdoa dan beribadah melayani untuk Tuhan,” pungkas Bupati Karo.
Pihak Gereja GPDI Immanuel Berastagi, Albert Sembiring mengungkapkan, persiapan kegiatan Natal dan undangan kepada Bupati Karo telah dilakukan jauh hari.
“Atas kehadiran Bupati Karo kami cukup senang dan gembira karena dapat bersama-sama bernyanyi, bersorak memuji Tuhan dengan para jemaat GPDI yang lainnya dari sekitar Berastagi dengan jumlah lebih kurang 500-an orang,” kata Albert. (Rep-01)






