RIENEWS.COM – Jembatan penghubung Dusun Paya Mbelang Rambah Gelonggong dengan Dusun Pintu Angin Petarum di Desa Mbal Mbal Petarum, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, putus total akibat luapan air, pada Rabu 12 Desember 2018. Para petani asal kedua dusun khawatir akan alami kerugian bila jembatan tidak segera diperbaiki sebelum masa panen tiba.
Bupati Karo Terkelin Brahmana usai menerima laporan putusnya jembatan tersebut dari Camat Lau Baleg, Asmona Perangin-angin, langsung memerintahkan Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan.
“Tadi saya sudah kontak Kepala UPT Workshop, Kasir dan sudah saya instruksikan segera berkoordinasi dan bersinergi dengan Camat. Kita perintahkan agar secepatnya tanggulangi perbaikan jembatan yang rusak,” tegas Bupati Karo Terkelin Brahmana kepada wartawan, usai melantik 17 Kepala Desa di Pendopo Bupati, Kabanjahe, Jumat 14 Desember 2018.
Baca Berita: Lima Kecamatan di Karo Dilanda Longsor
Perbaikan jembatan perlu segera dilakukan, mengingat akses jalan antar-dusun putus total.
“Apa yang dikeluhkan warga Dusun Paya Mbelang, sangat wajar karena akses jalan yang mengangkut hasil pertanian mereka telah putus total. Ini menyangkut kebutuhan hidup, harus kita pedulikan,” kata Terkelin.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati di musim penghujan saat ini. Kabupaten Karo termasuk wilayah rawan bencana.
“Sampai tadi malam (Kamis malam, 13 Desember 2018) sejumlah titik terjadi longsor. Setiap Camat sudah melaporkan, Kecamatan Kabanjahe, Kutabuluh, Tigapanah, Simpang Empat, Tiganderket, Laubaleng, dan Kecamatan Naman Teran. Saya minta kepada warga kurangi aktivitas keluar rumah jika tidak sangat penting, demi keselamatan kita semua,” imbuh Terkelin Brahmana.
Camat Lau Baleng, Asmona Perangin-angin menjelaskan, penyebab putusnya jembatan akibat luap air. Untuk perbaikan jembatan, Asmona menyatakan perlu dikerahkan alat berat.
“Jembatan ini adalah akses penghubung Dusun Rambah Gelonggong dengan Dusun Pintu Angin Petarum, tidak ada akses alternatif. Saya dengan Kepala Desa Mbal Mbal Petarum, Sukat Milala ditemani warga meninjau jembatan yang rusak tersebut. Kondisinya sangat parah, tidak memungkinkan masyarakat untuk bergotong-royong (perbaiki), pasti sia sia, jika tidak dibantu alat berat dari PUPR,” ucap Asmona Perangin-angin seusai mengikuti pelantikan Kepala Desa.
Perbaikan segera jembatan akan menyelamatkan petani asal kedua dusun dari kerugian. “Banyak petani akan menjerit jika jembatan ini tidak segera diperbaiki,” ujar Asmona.
Firman Sitepu warga Dusun Paya Mbelang Rambah Gelonggong, berharap Pemerintah Kabupaten Karo segera merealisasikan perbaikan jembatan sebelum musim panen jagung tiba.
“Sangat berharap agar Pemda Karo segera memperbaiki jembatan penghubung kampung kami. Jika tidak diperbaiki, kami sangat sedih karena lahan pertanian kami sebentar lagi mau panen,” kata Firman melalui sambungan telepon Camat Lau Baleng, Asmona Perangin-angin.
Disebutkan Firman, warga di kedua dusun merupakan petani jagung, dengan luasan lahan mencapai ratusan hektar. (Rep-01)






