Bupati Karo Hadiri Arahan Presiden Soal Karhutla

oleh -1.245 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana (kiri) bersama Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi menghadiri arahan Presiden Jokowi soal pencegahan Karhutla Tahun 2018 di Istana Negara, Selasa 6 Februari 2018.

RIENEWS.COMBupati Karo Terkelin Brahmana, Selasa 6 Februari 2018, menghadiri arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, soal pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Tahun 2018.

Bupati Karo menuturkan, Presiden Jokowi dalam arahannya menekankan agar wilayah-wilayah yang rawan Karhutla terus meningkatkan pengawasan dan patroli pencegahan Karhutla.

KLIK: Bupati Janjikan Gaji ASN Pemkab Karo Dalam Pekan Ini Dibayar

Di wilayah Kabupaten Karo, disebutkan kawasan Tongging dan hutan Bukit Barisan rawan Karhutla.

Presiden Jokowi menegaskan menerapkan sanksi berupa pencopotan Kapolres dan Dandim yang di wilayahnya terjadi Karhutla.

“Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, maka ditekankan agar jajaran wilayah yang rawan kebakaran agar ditingkatkan pengawasan dan patroli. Ini sangat perlu supaya tidak terjadi kebakaran hutan yang dampaknya sangat luas akibatnya bagi masyarakat. Ini hanya penegasan ulang, karena tahun 2016 dan tahun 2017 sudah jelas aturannya, bagi wilayahnya terjadi kebakaran hutan sanksinya sudah jelas, pertama Kapolres dan Dandimnya dicopot. Oleh sebab itu penekanan ulang ini supaya dipedomani,” kata Terkelin mengutip pernyataan Presiden Jokowi.

Dijelaskan Terkelin, menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi soal pencegahan Karhutla, maka Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) bekerjasama dan bersinergi dengan antar lembaga kementerian, TNI, Polri, BNPB dan Satgas Provinsi melaksanakan berbagai upaya pencegahan Karhutla.

“Baik pusat maupun daerah. Sinergi itu dilakukan antara Kementerian LHK, TNI, Polri, BNPB, dan Satgas-Satgas Provinsi. Upaya pencegahan dilakukan untuk mencegah agar tidak berlaku titik api dan tingkat bahaya Karhutla, khususnya di daerah Tongging dan hutan Bukit Barisan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, ini salah satu bagian dari isi pengarahan tersebut, agar masing-masing wilayah  mencegah dan memelihara,” ujar Bupati Karo didampingi Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi. (BAY)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *