Bupati Karo Resmikan Jambur Bernilai Rp1,3 Miliar

oleh -1.586 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana memotong pita meresmikan Jambur Merga Silima Desa Tigapanah di Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa 11 Desember 2018. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana, Selasa 11 Desember 2018, meresmikan Jambur Merga Silima di Desa Tigapanah, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jambur ini dibangun dari Anggaran Dana Desa (ADD) dua periode, Tahun 2017 dan ADD Tahun 2018, dengan total anggaran mencapai Rp1,3 miliar.

Kepala Desa Tigapanah, Perdana Tarigan mengungkapkan, pembangunan Jambur Merga Silima dengan luas 30 x 40 meter persegi, menggunakan ADD selama dua tahun berturut-turut.

“Rinciannya anggaran (ADD) Tahun 2017, kalau tidak silap, Rp715.000.000,  baru sisanya Rp641. 099.000, jadi total semua Rp1.3 miliar,” kata Perdana Tarigan.

Baca Berita: Waterglass, Inovasi Dosen UMY Perkuat Struktur Bangunan

Peresmian Jambur Merga Silima Desa Tigapanah disambut sukacita oleh warga desa, yang populasinya 3.317 jiwa.

Peresmian Jambur Merga Silima Desa Tigapanah, ditandai dengan potong pita dan penandatanganan prasasti  oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana. Turut hadir dalam peresmian Jambur Merga Silima, anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Siti Aminah, anggota DPRD Karo Ramli Sitepu, Camat Tigapanah Data Martina br Ginting, Kapten Inf Marno dari Dandim 0205/TK, Kapolsek Tigapanah AKP Manurung, kepala desa se-Kecamatan Tigapanah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh  agama.

“Saya dengar (pembangunan jambur) cukup lama memakan waktu dan biayanya juga cukup besar melalui penggunaan dana DD mulai tahun 2017 dan tahun 2018. Oleh sebab itu, jadikanlah jambur yang baru selesai dibangun ini menjadi tempat sesuai budaya dan kearifan lokal kita. Di mana jambur adalah tempat sakral, suci, dan tempat musyawarah, tempat berembuk untuk membicarakan hal-hal yang baik,” kata Bupati Karo dalam peresmian Jambur Merga Silima.

Terkelin berpesan kepada warga Desa Tigapanah menjaga dan merawat Jambur Merga Silima.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang akan peduli. Apalagi memiliki luas yang cukup daya tampung untuk berkumpul  di losd  (jambur) ini, membutuhkan perhatian dengan sesama,” imbuh Bupati Karo. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *