Bupati Karo Respons Wacana JKP Bangun Tugu Revolusi Mental

oleh -244 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat menerima kehadiran DPD JPKP Karo di ruang kerjanya, Rabu 4 September 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) mewacanakan pembangunan Tugu Revolusi Mental di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Kabupaten Karo pada 2016, meraih penghargaan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Rencana ini disambut positif Bupati Karo Terkelin Brahmana.

“Kita apresiasi DPD JPKP, yang kreatif dan inovatif membangun Karo. Dengan adanya praktik revolusi mental, bertujuan menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras dan punya semangat gotong-royong,” kata Terkelin Brahmana saat menerima  pengurus DPD JKP Karo.

Dalam pertemuan itu, Ketua DPD JPKP Karo, Josua Ketaren didampingi Alfian Sembiring, Yenti Sitorus, Anthonius Bangun, Jonsah Saragih, Dopri, mengungkapkan, maksud kedatangan mereka menemui, menyampaikan amanah dari Pimpinan Pusat JPKP, rencana pembangunan Tugu Revolusi Mental di Kabupaten Karo.

“Kami ingin meminta kepada Bupati Karo surat rekomendasi terhadap rencana pembangunan Tugu Revolusi Mental, berkaitan dengan tata letak dan lokasi pembangunan tugu,” kata Josua dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Bupati Karo, Rabu 4 September 2019.

Baca Berita:

Karang Taruna Sukadame Soroti Pekerjaan Jalan

Bupati dan Wabup Karo Dukung Wisata Halal Kawasan Danau Toba

“Rekomendasi ini akan kami bawa ke pusat untuk dianggarkan dan dikucurkan dananya sesuai surat rekomendasi yang dikeluarkan Bupati Karo nantinya. Baik lokasi dan tata letak. Ini jadi acuan kami, Pak Bupati. Jadi, kami harap segera dibahas dan dibuatkan rekomendasi tersebut sebagai bahan lebih lanjut kami ke  JPKP Pusat,” kata Josua.

JPKP merupakan organisasi masyarakat (Ormas) yang bergerak dalam semangat revolusi mental, berpijak pada revolusi mental yang telah programkan  Presiden Joko Widodo.

Usai mendengarkan penjelasan tersebut, Bupati Karo Terkelin Brahmana yang didampingi Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, mengapresiasi rencana tersebut.

Bupati berharap ke depan masyarakat Karo ada perubahan jika gerakan revolusi mental kembali digalakan.

“Sebab, sekian lama sudah menghilang. Jadi kita semua harus menjadi pelopor bukan menjadi pelapor,” ungkap Terkelin. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *