Dampak Lahar Dingin Gunung Sinabung, Jembatan Kutambaru Rusak

oleh -254 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahman meninjau jembatan rusak dampak lahar dingin di Desa Kutambaru, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Lahar dingin Gunung Sinabung yang terjadi pada Kamis 23 April 2020, menyebabkan rusaknya jembatan di Desa Kutambaru. Kerusakan jembatan tersebut membuat was-was warga untuk melintasi jembatan.

“Jembatan ini kondisinya sudah berlubang dan terkikis akibat terjangan lahar dingin Sinabung, Kamis 23 April 2020.  Sisi tembok pembatas terlihat lubang menganga sangat besar. Tentu ini dikhawatirkan dapat menyebabkan ambruknya jembatan,” ujar Pj Kades Kutambaru Daud Perangin-angin  saat mendampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama  Camat Tiga Nderket Sukur Brahmana, Kabid Cipta Marga Hendra Mitcon Purba, Kabid Logistik BPBD Natanael Perangin-angin, meninjau jembatan di Desa Kutambaru, Senin 27 April 2020.

Daud menegaskan, perlunya segera dilakukan perbaikan jembatan dan mengantisipasi lahar dingin susulan.

“Penanganan ini sangat perlu, apabila ada susulan lahar dingin berikutnya,” katanya.

Baca Berita: 

Lawan Virus Corona, Ria Busana Sumbangkan APD dan Masker

Sabo Dam Jebol, Lahar Dingin Gunung Sinabung Meluber ke Jalan dan Perladangan Warga

Kepada Bupati Karo, Daud mengungkapkan, warga Desa Kutambaru siap mengerjakan, memperbaiki jembatan melalui program padat karya dengan Dana Desa.

“Jika Pemkab Karo mengizinkan sesuai aturan yang ada, agar program padat karya terlaksana,” katanya.

Bupati karo Terkelin Brahmana meminta Dinas PUPR Karo segera membut desain engineering detail (DED) dan menyerahkannya kepada Camat dan Kades.

Bupati sependapat dengan Pj Kades Kutambaru, Daud Perangin-angin, perbaikan jembatan melalui program padat karya. Dikatakan Terkelin, penggunaan Dana Desa untuk perbaikan jembatan yang rusak tidak masalah.

“Tadi sudah kita konsultasikan dengan Dinas PMD, aturan diperbolehkan walaupun situasi saat ini Covid-19. Yang terpenting, pekerjaan tidak semuanya dibebankan (Dana Desa). Sisanya, pihak perangkat Desa Kutambaru, buat surat Kepada BPBD Karo, jelaskan  poin yang belum dapat tertampung dalam program padat karya, agar pekerjaan dapat ditindaklanjuti,” tegas Terkelin.

Kabid Logistik BPBD Natanael Perangin-angin menyatakan BPBD Karo akan menindaklanjuti perbaikan jembatan setelah program  padat karya dilaksanakan.

“Kuncinya, ada surat susulan kepada pihak BPBD, maka progres yang belum tercapai oleh program padat karya, akan kita lanjutkan,” imbuhnya. (Rep-01)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *