RIENEWS.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-XIV Merga Silima, Minggu 28 Oktober 2018, digelar di masjid Nurul Imam Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Rangkaian HUT dilakukan dengan tausyiah Islam.
HUT ke-XIV Merga Silima dihadiri Tuan Guru H. M. Syafri Sinulingga Al-Karoi dari Pekanbaru, Riau, Letkol AU DR (CD) Ahmad Rusly Purba yang juga Pembina Gerakan Peduli Dakwah Islam Karo (Gerpedais) DPP Pusat, Ustadz Ahmad Yani, dan Qori Nasional Ustadz Nasrun Syukur Nasution dari Pekanbaru.
Pembina DPP Gerpedais Letkol AU DR (CD) Ahmad Rusly Purba mengungkapkan, Gerperdais juga berperan untuk memajukan sektor pertanian di Kabupaten Karo.
Baca Berita: Bupati Karo-Moderamen GBKP Teken Perjanjian Pinjam Pakai RSU Kabanjahe
“Pertanian kita sudah merosot sejak berapa tahun lalu. Jadi, kami sudah bentuk tim untuk mencari lahan untuk menanam wartel dan tanaman lainnya, agar perekonomian masyarakat Kabupaten Karo ini bisa meningkat. Jadi kalau ada lahan bapak kosong silakanlah menanamnya, tidak usah lagi takut. Gaperdais akan berusaha untuk menjualnya ke luar kota dengan harga standar,” ujar Letkol AU Ahmad Rusly Purba.
Dalam tausyiahnya, Ustadz Ahmad Yani mengajak umat Islam yang menghadiri kegiatan HUT ke-XIV Merga Silima untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, dengan berharap mendapatkan hidayah Allah SWT.
“Banyak ayat al Qur’an yang menerangangkan mengenai hal ini. Di antaranya, bahwa hidayah hanya diberikan Allah kepada siapa yang Dia kehendaki. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Qur’an surah Al-Qasas (surah 28 ayat 56), yang artinya; Sungguh engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang dia kehendaki, dan dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk,” kata Ustadz Ahmad Yani.
Sementara Ustadz Nasrun Syukur Nasution yang merupakan salah satu Qori Nasional, mengungkapkan, agar hidup selamat harus berada di jalan yang lurus.
“Agar hidup selamat dan mendapatkan hidayah Allah SWT, maka harus selalu berada di jalan yang lurus, yang akan mengantarkan kita kepada kehidupan yang abadi di akhirat kelak dengan berpegang teguh kepada agama Allah yang diwariskan kepada Rasulullah yaitu Al Qur’an dan Al-Hadits,” pungkas Ustadz Nasrun Nasution. (Rep-01)






