Ini Jalur Alternatif Saat Penutupan Jalan di Berastagi

oleh -1.806 Kali Dibaca
Penampakan lintasan drainase (cross drain) yang akan diperbaiki pada Sabtu 21 April 2018. Selama perbaikan, akses Jalan Nasional Km 63, berada di Jalan Listrik Atas, Berastagi ditutup. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMPPK 18 Satker (Satuan Kerja) Metropolitan Medan, Irganda Siburian kembali menegaskan rencana penutupan akses utama jalan di kawasan Berastagi-Kabanjahe pada Sabtu 21 April 2018.

Disebutkan Irganda, penutupan Jalan Nasional itu dilakukan untuk perbaikan lintasan drainase (cross drain)  sekitar 100 meter, yang berada di Jalan Nasional Km 63, tepatnya di Jalan Listrik Atas,  Tugu Juang, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Irganda meminta masyarakat untuk membaca informasi secara lengkap tentang rencana perbaikan cross drain yang telah diputuskan bersama dengan Pemkab Karo dan Polres Tanah Karo.

KLIK: Harimau Sumatra Ditemukan di Air Terjun Dua Warna Sibolangit

“Berita penutupan di media jangan dibaca judulnya saja, tapi juga dibaca isinya sehingga tidak menimbulkan persepsi beragam, dan opini membuat masyarakat bingung. Perbaikan drainase saluran melintang itu sudah mendesak, dan secepat mungkin dilakukan. Kerusakan sepanjang saluran sudah cukup fatal, dan tinggal ambruk saja. Jangan dilihat dari atas permukaan badan jalan, tapi kalau dilihat dari dalam sudah cukup parah,” ujar Irganda Siburian kepada wartawan, Rabu 18 April 2018.

Dikatakannya, selama perbaikan berlangsung arus lalulintas dialihkan ke sejumlah jalur.

“Kalau dari arah Merek, Dairi, Simalungun, Humbahas, Subulussalam- Aceh Tenggara, dan sekitarnya, melalui Simpang Tigapanah melintasi Desa Sukanalu, Tigajumpa, Barusjahe, dan dapat  keluar melalui Simpang Tahura,” kata dia.

Sedangkan dari arah Kabanjahe, Berastagi, Tigabinanga, Munte, Laubaleng, Mardinding, menuju Kota Medan, melintasi jalan alternatif melalui, Jalan Berastagi-Jaranguda hingga Simpang Pelawi, sebelum Tahura.

“Jadi bukan arus lalu lintas ditutup total. Tapi selama perbaikan arus lalu lintas sementara dialihkan,” tegas Irganda.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Benny R. Hutajulu membantah adanya rumor perbaikan tidak jadi dilakukan.

“Apa yang sudah disimpulkan harus dilaksanakan. Hanya saja kalau boleh agar arus lalu lintas warga terutama wisatawan yang datang ke Berastagi tidak terganggu, atau batal berkunjung. Oleh karena itu perbaikan cross drain, sebaiknya dimulai pada Sabtu (21/4) dini hari,” kata Kapolres.

Menurut AKBP Benny, jika pekerjaan dimulai pada waktu tengah malam, kemungkinan tidak sampai pagi atau menyambut siang, semua itu akan kelar, dan tidak ada tergangu, terutama bagi penguna jalan.

Keputusan penutupan jalan utama di Berastagi-Kabanjahe, telah ditetapkan dalam Rapat Koordinasi, PPK 18 Satker Metropolitan Medan, Balai Besar Penanganan Jalan Nasional (BBPJN) dengan pihak Pemkab Karo, dan Polres Karo, pada Senin 16 April 2018 lalu di Kantor Bappeda Karo. (Bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *