Mahfud MD Sudah Tidak Sabar Beberkan Dugaan TPPU Rp300 Triliun Kepada DPR

Menko Polhukam Mahfud MD. Foto Instagram Mahfud MD.
Menko Polhukam Mahfud MD. Foto Instagram Mahfud MD.

RIENEWS.COM – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sudah tidak sabar untuk membeberkan ihwal dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan nilai mencapai Rp300 triliun kepada DPR RI.

Sekembali lawatan dari Melbourne, Asutralia, pada 17 Maret 2023 lalu, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan dirinya siap membeberkan soal dugaan TPPU Rp300 triliun itu di hadapan DPR RI.

Hal ini kembali ditegaskan Menko Mahfud MD pada Minggu, 26 Maret 2023.

“Bismillah. Mudah-mudahan Komisi III tidak maju mundur lagi mengundang saya, Menko Polhukam/Ketua KNK-pp-TPPU. Saya sudah siap hadir. Saya tantang Sdr. Benny K. Harman juga hadir dan tidak beralasan ada tugas lain. Begitu juga Sdr Arteria dan Sdr. Arsul Sani. Jangan cari alasan absen,” tulis Mahfud di akun Twitternya disertai utas berita Anggota Komisi III DPR Tunggu Keberanian Mahfud Md Bongkar Rp 349 T.

Komisi III DPR RI mengagendakan rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU tentang transaksi mencurigakan di kementerian/lembaga, pada Rabu, 29 Maret 2023, pukul 15.00 WIB.

Mendapat respons Menko Mahfud MD tersebut, politisi Demokrat, Benny K Harman yang juga anggota Komisi III DPR RI, mengatakan berani bongkar itu hebat.

“Your most welcome Pak. Komisi 3 itu Rumah Kita Bersama, untuk Indonesia yang adil dan bersih. Sampaikan langsung kpd rakyat apa adanya.Berani bongkar itu hebat termasuk berani melatakkan jabatan jika kuasa yg bapak pegang itu tidak amanah lagi utk rakyat,” tulis Benny di akun resmi Twitternya.

Artikel lain

Kapolda Sumut Bentuk Tim Usut Kematian Bripka Arfan Saragih

RUU PPRT Mengatur PRT yang Direkrut Langsung dan Lewat Penyalur

AJI Yogyakarta Kecam Ancaman Kebebasan Pers Soal Penutupan Patung di Kulon Progo

Ihwal aliran janggal mencapai Rp300 triliun yang dicurigai TPPU, pertama kali diungkap oleh Menko Mahfud MD dengan merujuk laporan Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

Dilansir dari akun resmi Instagram Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan, dirinya tidak bercanda tentang hal tersebut. Bahkan, Mahfud MD meyakinkan, dapat menunjukkan data otentik kepada DPR.

“Saya siap memenuhi undangan DPR untuk menjelaskan dan menunjukkan daftar dugaan pencucian uang 300T. Masalah ini memang lebih fair dibuka di DPR. Saya tidak bercanda tentang ini,” kata Mahfud.

Ditegaskannya, dirinya dan dan PPATK tidak mengubah statement bahwa sejak 2009 PPATK telah menyampaikan informasi intelijen keuangan ke Kemenkeu tentang dugaan pencucian uang sekitar Rp300 triliun.

Artikel lain

Berburu Menu Buka Puasa di Tujuh Pasar Ramadan

Puasa Menjadi Momentum untuk Hidup Toleran

Ramadan, Cermin Keimanan Muslim

“Saya siap dengan data otentik yang akan ditunjukkan kepada DPR,” kata Mahfud. (Rep-02)

Sumber: Instagram Mahfud MD