
Penemuan pertama kali ditemukan Hendri Kembaren, 41 tahun, petani jagung saat sedang menanam jagung. Tiba – tiba matanya menuju kesuatu benda, dan dirinya langsung mengali benda tersebut. Kaget dengah temuannya sebuah mortir, dirinya langsung melaporkan kepada pihak berwajib Polsek Mardinding.
“Atas laporan warga yang menenukan mortir tersebut, pihak kami langsung ke lapangan dan mengamankan mortir masa perang terdahulu, guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” ungkap Kapolsek Mardinding, AKP D. Sembiring, didampinggi Danramil Laubalang, Kapten R. Sihombing kepada wartawan usai pertemuan mortir pada Selasa, 21 Maret 2017. [BAY]






