Menurut data Kementerian Sosial yang diambil dari data BPS, terdapat sekitar 287 ribu lebih anak-anak penyandang DS. Menurutnya, anak-anak penyandang DS ini membutuhkan ‘pelukan hangat’ dan ‘gandengan tangan’ dari segenap pihak untuk menjalani kehidupan.
Apalagi, kata Diah, penyandang DS berasal dari latar belakang keluarga dengan tingkat ekonomi yang berbeda-beda. Tentu harapan orang tua dan keluarga yang memiliki anak DS adalah untuk lebih dibukanya ruang kerja dan kesempatan bagi anak-anak DS untuk bisa menjalani kehidupan. Diakuinya kesempatan tersebut penyandang DS saat ini memang masih sangat terbatas.
“Saya menyarankan untuk membuka jobs fair khusus untuk penyandang DS, dan Insya Allah saya juga sedang mencoba untuk mengikutsertakan mereka dalam pameran di DPR nanti. Selain tentunya, kami mendorong Kemensos untuk menyusun berbagai program bagi penyandang disabilitas termasuk disabilitas intelektual atau down syndrome ini,” ungkapnya.
Dari pertemuan itu, kata Diah, negara perlu hadir memberikan perhatian kepada para penyandang down syndrome. Sebab, banyak dari penyandang DS yang berasal dari keluarga tidak mampu.
Artikel lain
Kejari Karo Tahan 4 Tersangka Korupsi Penataan Tempat Pemakaman Umum
Dana Pensiun Telkom Raih Predikat Terbaik ESG Award 2024
Mobil Kepala Desa Soping Ujung Seribu Terjun ke Danau Toba
“Komisi VIII DPR RI akan meneruskan kepada Kementerian Sosial RI Cq. Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas agar memberikan perhatian yang lebih baik kepada para penyandang down syndrome,” imbuhnya. (Rep-02)
Sumber: DPR RI






