PT Telkom Infrastruktur Indonesia dan PT MyRepublic Tandatangani Kerja Sama Layanan FTTH

Kiri ke kanan: Chief Technology Officer PT MyRepublic Hendra Gunawan, Chief Executive Officer MyRepublic, Timotius Max Sulaiman, Direktur Utama PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF), I Ketut Budi Utama, dan Direktur Planning & Operations PT TIF, Suharyoto, usai penandatanganan perjanjian kerja sama layanan FTTH.
Kiri ke kanan: Chief Technology Officer PT MyRepublic Hendra Gunawan, Chief Executive Officer MyRepublic, Timotius Max Sulaiman, Direktur Utama PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF), I Ketut Budi Utama, dan Direktur Planning & Operations PT TIF, Suharyoto, usai penandatanganan perjanjian kerja sama layanan FTTH.

RIENEWS.COM – Direktur Utama PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF), I Ketut Budi Utama dan Chief Executive Officer PT Eka Mas Republik (MyRepublic), Timotius Max Sulaiman menandatangani kerja sama layanan Fiber to The Home (FTTH). Dalam perjanjian kerja sama tersebut, TIF berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur FTTH dengan varian bandwidth hingga 500 Mbps.

Kerja sama ini untuk mengoptimalkan potensi infrastruktur FTTH milik PT TIF (anak usaha Telkom Indonesia) dalam mendukung layanan PT MyRepublic (perusahaan penyedia layanan internet fiber).

Langkah ini memperkuat komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan konektivitas internet berkualitas tinggi yang menjangkau seluruh masyarakat Indonesia. Sekaligus komitmen TIF mendukung konektivitas fiber nasional yang dibuktikan dengan diperolehnya dasar perizinan TIF sebagai penyelenggaraan jaringan tetap lokal berbasis paket switched dan penyelenggaraan jaringan tetap tertutup Media FO Terestial.

Direktur Utama PT Telkom Infrastruktur Indonesia, I Ketut Budi Utama mengatakan, kerja sama dengan PT MyRepublic ini merupakan bentuk kolaborasi pelaku industri telekomunikasi dalam penyediaan layanan yang lebih berkualitas kepada masyarakat, yang sejalan dengan visi, misi, dan tujuan perusahaan.

“Kerja sama ini juga diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi TIF dalam melakukan ekspansi bisnis telekomunikasi di Indonesia, serta mendukung agenda nasional dalam penguatan bisnis wholesale digital infrastructure dan percepatan transformasi digital,” katan Budi Utama dalam siaran pers, Rabu, 18 Desember 2024.

Budi Utama menambahkan bahwa dengan dimulainya fase komersialisasi TIF, diyakini akan menciptakan value baru dalam penyediaan layanan konektivitas yang lebih efisien dan berkualitas serta dapat digunakan bersama oleh pihak lain (network sharing). Sehingga memungkinkan bagi pelanggan TIF untuk menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi tanpa perlu membangun infrastruktur jaringan sendiri.

Artikel lain

Melalui Strategi 5BM Telkom Optimis Kinerja Perusahaan Tetap Terjaga

TelkomGroup Pastikan Kenyamanan Digital Pelanggan di Momen Nataru 2024/2025

Komitmen SDGs Telkom Melalui Program Peningkatan Skill Digital Bagi Disabilitas

Setelah berhasil melewati tahap operasional yang ditandai dengan kesuksesan mengoperasikan infrastruktur jaringan TelkomGroup secara end-to-end melalui mekanisme Managed Service Agreement (MSA) sejak Agustus 2024, saat ini PT TIF berfokus pada penawaran pelanggan segmen wholesale.

Ke depannya, PT TIF siap menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pihak melalui berbagai kerja sama, seperti kerja sama operasi, kerja sama usaha, dan kolaborasi lainnya, yang mendukung pengembangan bisnis di sektor infrastruktur telekomunikasi.

Chief Executive Officer MyRepublic, Timotius Max Sulaiman megatakan, kemitraan ini merupakan langkah strategis memperluas cakupan layanan MyRepublic di Indonesia.

“Sesuai dengan visi kami sebagai Pride of Indonesia, kami berkomitmen menyediakan layanan internet terbaik sebagai solusi digital untuk mendukung aktivitas masyarakat, sekaligus produktivitas di berbagai sektor,” ungkap Timotius.

PT Telkom Infrastruktur Indonesia dan PT MyRepublic optimis bahwa kerja sama ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur digital yang modern dan inklusif, tetapi juga sebagai upaya bersama untuk membangun masa depan yang lebih terhubung. Kedua perusahaan berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Artikel lain

YLBHI Ingatkan Pemberian Amnesti 44 Ribu Narapina Tidak Termasuk Korupsi

Usulan Prabowo Kepala Daerah Dipilih DPRD, PSHK UII: Kemunduran Demokrasi

Mahkamah Konstitusi Terima 283 Sengketa Pilkada Serentak 2024

Penandatanganan kerja sama dilakukan pada Senin, 16 Desember 2024, di Telkom Landmark Tower, turut disaksikan Chief Technology Officer PT MyRepublic, Hendra Gunawan, Direktur Sales PT MyRepublic, Edward Anwar, Direktur Finance, Risk, and Human Capital Management PT TIF, Setio Nuranto, Direktur Planning and Operations PT TIF, Suharyoto, EVP Divisi Wholesale Service Telkom, Muhammad Rofik, dan EVP Business Parenting & Risk Management Telkom, Ervia Tissyaraksita Devi. (Rep-03)