Sejarah Letusan Gunung Agung

oleh -1.783 Kali Dibaca
Penampakan erupsi Gunung Agung pada Minggu 26 November 2017. Sumber foto website Kementerian ESDM, Badan Geologi.
Penampakan erupsi Gunung Agung pada Minggu 26 November 2017. Sumber foto website Kementerian ESDM, Badan Geologi.

RIENEWS.COM – Letusan terakhir Gunung Agung di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, tahun 1963, menewaskan sekitar seribu warga. Setelah ‘tidur’ selama 53 tahun, sejak Agustus 2017 akitivitas Gunung Agung terpantau.

Berikut sejarah letusan Gunung Agung yang dikutip dari laman Kementerian ESDM, Badan Geologi.

Baca: Letusan Api dari Gunung Agung Kembali Terekam

12 Maret 1963: erupsi aktivitas Gunung Agungdengan skala VEI 5 dengan tinggi kolom erupsi setinggi 8-10 km di atas puncak-disertai oleh aliran piroklastik yang menghancurkan beberapa desa di sekitar Gunung Agung dan disusul oleh aliran lahar yang menewaskan setidaknya 1.100 jiwa.

27 Januari 1964: erupsi Gunung Agung selesai, menyisakan kawah dengan diameter 500 meter sedalam 200 meter.

10 Agustus 2017: peningkatan jumlah gempa vulkanik dan tektonik lokal.

13 September 2017: munculnya solfatara.

14 September 2017: status Gunung Agung ditingkatkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada). Peningkatan jumlah gempa vulkanik sangat intensif. Kemudian disertai oleh munculnya air ke permukaan yang mengindikasikan adanya gangguan hidrologis akibat pergerakan magma.

18 September 2017:  status Gunung Agung ditingkatkan dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga).

22 September 2017: peningkatan jumlah gempa vulkanik yang signifikan dan pola peningkatan energi seismik kemudian terus meningkat secara eksponensial dan cenderung mengarah ke satu garis asymptote (erupsi/letusan). Maka status Gunung Agung ditingkatkan dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas).

29 Oktober 2017: penurunan jumlah dan amplitudo gempa vulkanik dan serta berkurangnya gempa terasa secara drastis. Status Gunung Agung diturunkan dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga).

27 November 2017: status Gunung Agung kembali ditingkatkan dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas). (BAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *