Telkom Group Sediakan Akses Telekomunikasi dan WiFi Gratis di Lokasi Huntara

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini berjabat tangan dengan Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi Aceh Tamiang meninjau hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir, pada Kamis, 1 Januari 2026. Foto: BPMI Setpres/Rusman.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini berjabat tangan dengan Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi Aceh Tamiang meninjau hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir, pada Kamis, 1 Januari 2026. Foto: BPMI Setpres/Rusman.

Melalui dukungan ini, penghuni Huntara dapat langsung menikmati layanan internet tanpa batas secara gratis melalui WiFi berbasis satelit dari Telkomsat.

Progres Pemulihan di Aceh Capai 95 Persen

Pemulihan jaringan telekomunikasi pascabencana di Sumatra, khususnya Aceh, Telkom hingga saat ini telah berhasil memulihkan minimal satu site yang beroperasi di setiap kecamatan. Dengan capaian tersebut, seluruh 289 kecamatan di Aceh telah kembali on air.

Secara keseluruhan, progress pemulihan layanan oleh Telkom Group di Aceh telah mencapai 95 persen, dengan fokus pemulihan lanjutan di wilayah Blangkejeren dan Takengon.

Adapun untuk wilayah terdampak bencana di Sumatra Barat dan Sumatra Utara, layanan telah kembali normal seperti biasa.

Keberhasilan pemulihan ini didukung oleh pengerahan infrastruktur jaringan TelkomGroup yang meliputi 18 site satelit, 57 adaptor daya BTS (rectifier system), 768 unit genset standby maupun mobile, serta 776 paket baterai guna memastikan keberlangsungan layanan di wilayah terdampak.

Selain pemulihan infrastruktur, Telkom Indonesia terus menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, termasuk kolaborasi dalam menghadirkan ruang aman bagi anak-anak sebagai bagian dari upaya trauma healing, khususnya di wilayah Aceh Tamiang. Dukungan tersebut juga mencakup penyediaan konektivitas, layanan kesehatan, serta bantuan paket logistik di sejumlah titik pengungsian.

Hingga Kamis, 1 Januari 2026, Telkom Group telah menyalurkan bantuan senilai Rp122,6 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra. Bantuan tersebut mencakup dukungan penyediaan konektivitas, layanan kesehatan, dapur umum, bantuan paket logistik di sejumlah titik pengungsian, hingga layanan dan kompensasi pelanggan pada periode Desember 2025–Januari 2026.

“Sejak awal terjadi bencana, Telkom Group memprioritaskan pemulihan layanan telekomunikasi agar masyarakat tetap dapat berkomunikasi dan mengakses informasi,” kata Dian.

Melalui percepatan pemulihan infrastruktur, dukungan jaringan satelit, penyediaan posko internet gratis, dan tambahan personel, kami juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan serta memberikan keringanan dan kompensasi bagi pelanggan Telkom Group.

“Kami berharap upaya ini dapat meringankan beban masyarakat untuk dapat bangkit lebih cepat dan menjalani masa pemulihan dengan lebih baik,” pungkas Dian dalam keterangan tertulis pada Jumat, 2 Januari 2026. (Rep-Don)