Usut Dugaan Pembunuhan Soniaman, Polsek Tigapanah Cari Dua Teman Korban

oleh -138 Kali Dibaca
Personel Polsek Tigapanah melakukan identifikasi, olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam kasus dugaan pembunuhan Soniaman Laoli Tuhemberua. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Tigapanah kini melacak keberadaan dua teman Soniaman Laoli Tuhemberua (43 tahun) warga asal Desa Hiligodu Ulu, Kecamatan Gunung Sitoli Utara, Kota Gunung Sitoli, Sumatera Utara. Soniaman diduga korban pembunuhan.

Peristiwa terbunuhnya Soniaman, buruh tani di Desa Lau Riman, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, pertama kali diketahui Yaaman Gulo (25 tahun) warga Desa Merek, Kecamatan Merek, pada Selasa malam, 29 September 2020.

Kanit Reskrim Polsek Tigapanah Ipda Fernando Manik mengungkapkan, Selasa malam kemarin, Yaaman Gulo mendatangi barak, tempat tinggal Soniaman bersama dua temannya. MZ dan OZ, untuk meminta obat pohon pinus.

Sesampainya Yaaman di barak, tidak menemukan keberadaan Soniaman. Masih berdasarkan keterangan saksi Yaaman, Ipda Fernando mengatakan, Yaaman bersama temannya, Sepakat Barus, melakukan pencarian dan menemukan Soniaman sekitar 40 meter dari barak dalam kondisi bersimbah darah dan alami luka.

Baca Berita:

Bupati Karo Langsung Bereaksi Mengetahui Warga Tanam Pohon Kopi di Jalan Banjir

Januari-September 2020, Indonesia Dilanda 2.000 Bencana, Korban Meninggal 322 Orang

Yaaman bersama temannya, membawa korban ke RSU Efarina Berastagi, namun nyawa Soniaman tak dapat tertolong.

Barak tempat tinggal Soniaman Laoli Tuhemberua bersama dua temannya. [Foto Ist | Rienews]
Kasus dugaan pembunuhan ini dilaporkan Yaaman ke Polsek Tigapanah, Rabu pagi, 30 September 2020.

Kanit Reskrim Polsek Tigapanah Ipda Fernando Manik menegaskan, berdasarkan hasil visum pihak RSU Efrina Berastagi, korban mengalami luka di bagian kepala, bahu kanan-kiri, tangan kanan dan bagian lutut kanan.

Guna mengungkap kasus kematian Soniaman, Polsek Tigapanah, Rabu pagi, melakukan olah tempat kejadian perkara. Hasil penyidikan di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga Soniaman korban pembunuhan.

“Dugaan kuat Soniaman korban pembunuhan,” kata Fernando.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari barak yang dihuni Soniaman bersama dua temannya, yakni tikar plastik berbecak darah, dua bantal dan sepasang sendal.

Ipda Fernando Manik mengungkapkan, dari olah TKP diketahui korban selama ini tinggal bersama dua temannya, MZ dan OZ.

“Korban tinggal bersama Melianus Zebua dan Otosokho Zebua. Keberadaan mereka belum diketahui,” pungkas Ipda Fernando. (Rep-01) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *