Warga Desa Salit Tolak Pemakaman Jenazah Pasien PDP Covid-19

oleh -382 Kali Dibaca
Ketua Pelaksana Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo Martin Sitepu saat berdialog dengan warga Desa Salit, Kecamatan Tigapanah. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Warga Desa Salit, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menolak dimakamkannya jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di tempat pemakaman umum (TPU) desa mereka, Selasa 26 Mei 2020.

Warga menyatakan, alasan penolakan pemakaman jenazah PDP Covid-19, seorang perempuan berinisial SUT berumur 52 tahun asal Kota Medan, karena belum adanya pemberitahuan bahwa TPU Desa Salit dijadikan lokasi pemakaman korban Covid-19, dan tidak adanya sosialisasi.

“Kami warga Desa Salit merasa keberatan karena pada dasarnya kami tidak tahu bahwa TPU ini beralih fungsi menjadi makam korban Covid-19. Kami menganggap Pemkab Karo maupun Tim Gugus Tugas terlalu senyap dan kurangnya sosialisasi kepada warga dengan adanya aturan korban Covid – 19 dimakamkan di sini,” ungkap  M. Tarigan, seorang warga.

Baca Berita: 

Wakil Bupati Karo Bagikan Masker Gratis di Pasar Tiganderket

Pemkab Karo Salurkan Paket Sembako JPS Pemprov Sumut

Lantaran tidak adanya kesepakatan akhirnya jenazah SUT, kembali dibawa ke RSUD Kabanjahe.

Kepala Dinas Kesehatan Karo Irna Safrina Meliala membenarkan adanya seorang pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia, pada Selasa pagi.

Pasien asal Kota Medan, berkunjung ke rumah anaknya di Kabanjahe. Sebelum dirawat di ruang isolasi RSUD Kabanjahe, pasien PDP tersebut sempat dirawat di RSU Efarina Etaham, Berastagi, selanjutnya dirujuk ke RSUD Kabanjahe.

RSUD Kabanjahe merupakan salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Pasien dirawat lantaran mengalami gejala sesak napas.

Irna menyebutkan, pihak keluarga telah menyetujui proses pemakaman korban dilakukan secara protokol Covid-19.

“Sebelumnya pihak keluarga setuju dan membuat surat pernyataan dan ditandatangani. Berisi, apabila  dalam proses perawatan pasien meninggal dunia, maka bersedia mengikuti protokol Covid-19 di Karo,” kata Irna kepada wartawan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karo, Martin Sutepu mengatakan, sesuai protokoler Covid-19  korban  dimakamkan di TPU Desa Salit, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *