Pemkab Karo Terima Bantuan 17 Unit Ambulans Kemenkes

oleh -590 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Kepala Dinas Kesehatan Karo Irna Safrina Meliala dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Karo, berfoto bersama ambulans bantuan dari Kementerian Kesehatan, Rabu 18 September 2019. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Karo menerima 17 unit ambulans dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Ke-17 unit kendaraan dinas (Randis), ambulans ini akan difungsikan sebagai sarana di Puskesmas dan sebagai moda Puskesmas Keliling (Pusling).

Kepala Dinas Kesehatan Karo Irna Safrina Meliala menyatakan, bantuan penyaluran bantuan ke-17 unit ambulans dari Kemenkes buah jerih payah yang ia lakukan beberapa waktu lalu. Bantuan dari Kemenkes dengan jumlah 17 unit ambulans ini, diklaim hanya diperoleh Dinas Kesehatan Pemkab Karo. Belum ada kabupaten lainnya menerima bantuan sejenis dengan jumlah tersebut.

“Pemda Karo berterima kasih kepada Kemenkes. Belum ada kabupaten lain diberikan randis ambulans banyaknya seperti ini. Ini semua terkabul bukan melalui proses pengajuan proposal. Akan tetapi mengedepankan faktor lobi ke Kemenkes. Caranya, saat itu saya lobi bagian  perencanaan di Kemenkes. Cukup melelahkan tapi lelah itu hilang ketika ambulans yang dibutuhkan oleh Pemda Kabupaten Karo untuk sarana transportasi pelayananan  membawa pasien diberikan,”  ungkap Irna saat mendampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana melakukan pengecekan ambulans bantuan Kemenkes, Rabu 18 September 2019, di halaman Kantor Bupati, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Irna menjelaskan, ambulans tersebut akan dimanfaatkan sebagai fasilitas di Puskesmas dan sebagai Pusling.

Ke-17 unit ambulans itu terdiri dari dua jenis, double gardan dan single gardan. Irna menjelaskan, penyaluran ambulans ini dari dana DAK, terdiri dari 12 unit ambulans single gardan Rp4.697.520.000, ambulance double gardan 3 unit, dana sebesar Rp1.569.355.500. Sedangkan ambulans Pusling sebanyak 2 unit anggaran Rp782.920.000.

“Total keseluruhan 17 unit Rp7.049.795.500,” katanya.

Baca Berita:

AKBP Heppi Karokaro Bertekad Bangun Karo Lebih Sejahtera

Respons Laporan, Terkelin Tinjau Gang 90 Katepul Kabanjahe

Dia menyebutkan, bantuan kendaraan ambulans dari Kemenkes akan disalurkan ke sejumlah Puskesmas.

Untuk ambulans tipe single gardan akan disalurkan kepada Puskesmas Kabanjahe, Berastagi, Korpri, Singa, Dolat Rakyat,  Barusjahe,  Tiga Nderket, Tiga Panah, Merek, Naman Teran, Payung, dan Puskesmas Simpang Empat.

Sedangkan ambulans  tipe double gardan diberikan kepada Puskesmas Tiga Binanga, Laubaleng dan Puskesmas Mardingding. Kemudian ambulans Pusling diperuntukan pada Puskesmas Kabanjahe dan Puskesmas Munte.

Ditegaskannya, penyaluran bantuan randis ambulans menindaklanjuti amanat Undang–Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dan Permenkes Nomor 75 Tahun 2014, bahwa setiap Puskesmas mempunyai  satu  Pusling dan satu ambulans.

“Dasar ini pihak Kemenkes memberikan sarana dan prasarana bantuan mobil ambulans sebanyak 17 unit,” kata Irna.

Bupati Karo Terkelin Brahmana  dalam pengecekan bantuan ke-17 unit ambulans dari Kemenkes, melakukan ujicoba. Terkelin menyetir sendiri ambulans yang diterima Pemkab Karo.

“Sangat kita apresiasi apa yang diberikan oleh Kemenkes ini. Patut kita bersyukur. Adanya kepedulian Kemenkes tidak terlepas dari peran serta masyarakat dan khususnya Dinas Kesehatan Karo yang terus melakukan upaya lobi-lobi, meyakinkan Kemenkes agar randis ambulans disalurkan ke Pemda Karo. Kita apresiasi Dinas Kesehatan yang sudah gigih terus menggolkan ini. Tentu  saya selaku pimpinan ada catatan khusus dalam penentuan reward and punishment,” kata Terkelin.

Bupati berharap dengan adanya ke-17 unit ambulans tersebut, pelayanan kesehatan di setiap Puskesmas makin prima.

“Kita harapkan pelayanan kesehatan di setiap Puskesmas harus menjadi lebih prima dan etos kerja semakin meningkat. Baik pelayanan kepada masyarakat dan saat pasien membutuhkan tidak ada lagi alasan saat merujuk pasien. Jadi ambulans harus  siap dalam 1 kali 24 jam,” tegasnya.

Bupati juga berpesan agar ambulans bantuan dari Kemenkes dijaga dan dirawat.

“Sering kali gampang menerima sesuatu baik bantuan maupun hibah atau apapun bentuknya. Setelah ada, lupa akan perawatannya. Untuk itu saya menegaskan jagalah randis ambulans ini dengan baik-baik. Peliharalah dan rawat sebaik mungkin. Adakan biaya rutin dan pemeliharaan,” pungkas Terkelin.

Hadir dalam pengecekan bantuan 17 unit ambulans  Staf Ahli Bupati Mulia Barus, Asisten III Administrasi Mulianta Tarigan, Kepala Bappeda Nasib Sianturi dan para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Karo. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *