535 Kios di Pasar Berastagi Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

oleh -146 Kali Dibaca
Petugas Damkar Kabupaten Karo, Selasa siang, 17 November 2020, masih berada di lokasi kebakaran Pasar Tradisional Berastagi. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Kepolisian Resor Tanah Karo, Sumatera Utara, mendalami penyebab kebakaran yang terjadi di Pasar Tradisional Berastagi, Jalan Penghasilan, Kelurahan Tambak Lau Mulgap II, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Selasa dinihari, 17 November 2020.

Peristiwa kebakaran itu menyebabkan 535 kios ludes dilalap api, serta 8 rumah warga dan sejumlah lapak pedagang lainnya turut terbakar.

Hingga Selasa siang, petugas Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Karo masih tampak berada di lokasi kejadian, Pasar Berastagi atau warga setempat menyebutnya Losd Jahe-Jahe, guna memadamkan api yang masih menyala. Kepulan asap masih terlihat dari area pasar.

Sementara itu, para pedagang Pasar Tradisional Berastagi, hanya bisa berpasrah atas peristiwa kebakaran yang melanda pasar tradisional di kota wisata tersebut.

Berita Kebakaran Lainnya: Akibat Korsleting, Tiga Unit Rumah di Sukatendel Ludes Dilalap Api

Herman Harahap, seorang pedagang di Pasar Berastagi, menyatakan, kebakaran ini di luar dugaan para pedagang.

“Tetapi, kami tetap bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran Losd Jahe-Jahe,” ujarnya.

Kepala Bidang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karo, Pribadi Sebayang menyebutkan, kerugian dalam peristiwa kebakaran itu ditaksir mencapai milirian rupiah.

“535 kios termasuk balai-balai tempat pedagang ludes terbakar. Delapan rumah warga yang dekat dengan kios ikut terbakar. Kerugian ditafsir mencapai miliaran rupiah,” ujar Pribadi Sebayang.

Baca Berita:

Ketua KPUD Karo: Melalui Debat Cabup-Cawabup, Pemilik Suara Mantap Tentukan Pilihan

Mitigasi Erupsi Gunung Merapi, 1.294 Warga Dievakuasi

 

Kobaran api yang meludeskan 535 kios di Pasar Tradisional Berastagi, Selasa dinihari, 17 November 2020. [Foto Ist | Rienews]
Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriyono mengatakan, hingga sampai saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari para saksi, guna mengetahui penyebab kebakaran Pasar Berastagi.

Kapolres menegaskan belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran apakah akibat hubungan arus pendek listrik atau ada unsur kesengajaan.

“Pastinya, saat ini kita lakukan pemeriksaan terhadap para saksi,” tegasnya.

Pasar Berastagi dilalap si jago merah sekitar pukul 01.00 WIB. Kobaran api makin membesar lantaran sebagian material bangunan di kawasan pasar tradisional tersebut berbahan kayu.

Petugas Damkar Kabupaten Karo yang mengetahui adanya kebakaran di Pasar Berastagi langsung menurunkan personel dan armada pemadam kebakaran. Kobaran api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB.

Pantauan di lokasi kejadian, Selasa siang, para pedagang tampak mendatangi lokasi kejadian, hanya dapat melihat puing-puing bangunan kios mereka yang sudah ludes dilalap api. Sementara itu, sejumlah petugas Damkar Kabupaten Karo masih berada di lokasi kejadian. Peristiwa kebakaran ini menjadi pusat perhatian warga Berasatgi. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *