Alamsyah Saragih Dibunuh Diduga Bermotif Utang Piutang

oleh -1.068 Kali Dibaca
Korban pembunuhan Alamsyah Saragih saat ditemukan tewas oleh warga di Jalan Bungacole, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Selasa malam, 16 Januari 2018. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Kepolisian Sektor Tigabinanga bekerjasama dengan Polres Tanah Karo, memburu Kus, 55 tahun, warga Komplek SMP Negeri 1 Tigabinanga.

Kus menjadi buronan polisi dalam kasus tewasnya Alamsyah Saragih, 40 tahun, warga Desa Pergendangen, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo.

Kapolsek Tigabinanga AKP Juny Hermon Situmorang melalui Kanit Reskrim Iptu Ngemok Ginting menjelaskan, Alamsyah Saragih ditemukan tewas dengan luka tusukan di dada kiri, di Jalan Bungacole, Kelurahan Tigabinanga, Kecamatan Tiga Binanga, pada Selasa 16 Januari 2018, pukul 23.15 WIB.

KLIK: Telusuri Facebook, Polisi Ringkus Tersangka Pembunuh Tua Paringotan

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakuan Reskrim Polsek Tigabinanga, ditemukan sebilah pisau berbahan besi putih, bergagang kayu, sepasang sendal kulit berwarna hitam, serta satu sendal kulit wrna coklat bagian kanan.

Kejadian pembunuhan tersebut, pertama kali diketahui warga langsung melaporkannya ke Polsek Tigabinanga.

Barang bukti kasus pembunuhan Alamsyah Saragih disita Reskrim Polsek Tigabinangan dari lokasi kejadian.

“Warga yang mengetahui korban sudah tidak bernyawa, tergeletak kaku, langsung berteriak dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tigabinanga. Selanjutnya kami langsung terjun ke TKP,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tigabinanga Iptu Ngemok Ginting, Rabu 17 Januari 2018.

Menurut Iptu Ngemok Ginting, motif pembunuhan dilatari utangpiutang.

“Motif pembunuhan tersebut diduga utangpiutang sekitar Rp 20 juta yang belum dibayar korban,” ujar Ngemok.

Kepolisian mengimbau tersangka Kus menyerahkan diri.

“Pelaku diancam dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun kurungan penjara,” ujar Ngemok. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *