Anggaran Pembangunan Jalan Baru Medan-Berastagi Diusulkan Masuk APBN

oleh -1.826 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan membahas kelanjutan pembangunan jalan baru Medan-Berastagi, di ruang kerja Baskami Ginting di Gedung DPRD Sumut, Jumat 21 Februari 2020. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Rencana pembangunan jalan baru Medan-Berastagi melalui jalur Berastagi-Sibolangit -Tuntungan-Medan terus bergulir. Pemerintah Kabupaten Karo, DPRD Karo dan DPRD Sumatera Utara sepakat akan mengusulkan anggaran pembangunan jalan baru tersebut masuk dalam P-APBN 2020 atau APBN 2021.

Hal ini terungkap dalam pertemuan Bupati Karo Terkelin Brahmana, Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan dengan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting di ruang kerjanya, Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat 21 Februari 2020.

Baskami Ginting mengungkapkan, berdasarkan laporan dari Ketua Komisi D DPRD Sumut, telah dijadwalkan akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah II Sumut, Bupati  Karo, Bupati Deliserdang, dan DPRD Karo.

Simak Berita: Bupati Karo Kembali Desak Realisasi Pembangunan Jalan Medan-Berastagi

“Komisi D DPRD Sumut telah menjadwalkan rapat dengar pendapat dengan  Pemprov Sumut Cq Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi), Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah II Sumut, Bupati  Karo, Bupati Deli Serdang dan DPRD Karo pada awal Maret ini, membahas rencana pembangunan jalur sejajar tersebut,” ujar Baskami.

Untuk tahap selanjutnya, kata Baskami, Komisi D bersama sejumlah instansi akan melakukan peninjauan ke lokasi rencana pembangunan jalan baru di Berastagi-Sibolangit-Tuntungan-Medan.

Menyoal anggaran pembangunan jalan baru Medan-Berastagi, Baskami menyebutkan akan menemui Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk mengusulkan anggaran pembangunan jalan tersebut ditampung di APBN 2021 atau di P-APBN 2020.

Baca Berita: 

Pasca Rusuh, 167 Narapidana Kembali ke Rutan Kabanjahe

Bupati Karo Optimis Akan Peroleh Penilaian WTP BPK

“Jadi, kita di lembaga legislatif sangat mendukung rencana membuka jalur sejajar tersebut karena sangat dibutuhkan masyarakat, mengingat jalan utama Medan-Berastagi saat ini sudah tidak mampu lagi menampung arus kendaraan, sehingga kerap menimbulkan kemacetan yang sangat parah,” tegasnya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengutarakan, pembangunan jalan baru Medan-Berastagi sudah mendesak.

“Usulan pembangunan jalan sejajar ini sangat mendesak untuk mengatasi kemacetan jalur utama Medan-Berastagi yang semakin hari semakin parah dan meresahkan masyarakat. Besar harapan Pemkab dan DPRD Karo agar DPRD Sumut bersama Pemprov Sumut ikut mendukung,” kata Terkelin.

Terkelin menegaskan, berkas-berkas usulan untuk pembangunan jalan baru Medan-Berastagi telah disampaikan kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi maupun DPRD Sumut.

“Dari hasil survei kita ke lapangan, jalur sejajar Berastagi-Sibolangit-Tuntungan-Medan ini panjangnya mencapai 55,8 kilometer.  Persis sejajar dengan jalur utama Medan-Berastagi dan sangat strategis sebagai jalur  akses ke Danau Toba sebagai Kawasan Pariwisata Strategis Nasional,” tegasnya.

Kondisi kawasan yang direncanakan untuk jalan baru Medan-Berastagi itu, kata Terkelin, saat ini telah dibuka dan sebagian sudah diaspal beton dari simpang Tuntungan hinggga Sibolangit dan bisa tembus ke Bumi Perkemahan Pramuka Bandar Baru.

“Akan tetapi belum tersambung dari Sibolangit ke  Berastagi (masih jalan tanah) yang panjangnya lebih kurang 6 Km, karena berada dalam kawasan hutan,” ungkapnya.

Pemkab Karo, kata Terkelin, berharap adanya dukungan dari DPRD Sumut agar Dinas BMBK Sumut melanjutkan studi pembangunan jalan dari Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, menuju Berastagi.

“Agar akses jalan itu bisa segera mengatasi kemacetan jalur utama Medan-Berastagi. Untuk pelepasan atau pinjam pakai kawasan hutan sepanjang 6 Km tersebut diharapkan dapat segera disetujui. Sehingga jalur sejajar bisa segera dibangun dan dimulai pada 2021,” katanya.

Ditegaskannya, jalan baru Medan-Berastagi yang diusulkan ini akan menjadi jalur alternatif menuju Kabupaten Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Humbahas, Deli Serdang hingga sebagian wilayah Provinsi Aceh.

Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan menyatakan mendukung program pembangunan jalan baru Medan-Berastagi yang diajukan Pemkab Karo.

“DPRD Karo akan siap memberikan dukungan,” tegasnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *