Cegah Penularan Covid-19, Kabupaten Karo Kini Miliki Mobil Lab PCR

oleh -123 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana meresmikan peluncuran Mobil Lab PCR, dihadiri Wakil Bupati karo Cory Sriwaty Sebayang, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hadyanto, Kajari Karo Denny Ahmad, Kadis Kesehatan Irna Safrina Meliala, Direktur RSUD Arjuna wijaya, Rabu 20 Januari 2021. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe, Bupati Karo Terkelin Brahmana resmi meluncurkan Mobil Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR), juga disebut Mobile Combat Covid-19.

Terkelin berharap dengan adanya Mobil Lab PCR ini, dapat mempercepat deteksi dan memutus penyebaran virus corona di Kabupaten Karo.

Dalam acara peresmian peluncuran mobil PCR itu, Terkelin mengapresiasi kolaborasi Dinas Kesehatan Karo dengan RSUD Kabanjahe yang mengadakan Mobil Lab PCR tersebut.

“Mobil Lab PCR  ini harus segera difungsikan agar masyarakat percaya bahwa dalam pemeriksaan, tracing ini betul-betul akurat, simpel, praktis dan mudah didapat hasil diagnosa (dengan) swab PCR,” ujarnya di acara peresmian peluncuran Mobil PCR, Rabu 20 Januari 2021.

Baca Berita:

Efektifkan PPKM di Karo, Bupati Minta SKPD Terbitkan Insbup

Kabupaten Karo Dinilai Sudah Selayaknya Miliki Museum

Kepala Dinas Kesehatan Karo Irna Safrina Meliala menyebutkan Mobil Lab PCR sangat membantu petugas medis dalam segi waktu dan mendapat hasil swab dengan cepat  dengan akurasi standar WHO (Badan Kesehatan Dunia).

Irna menegaskan hasil swab dari Mobil Lab PCR tidak dapat digunakan untuk syarat bepergian.

“Jangan samakan hasil Mobile Combat Covid-19  dengan labotorium di RSUD. Walau pun fungsinya sama untuk mendiagnosa orang yang terkonfirmasi Covid-19. Bedanya, hasil swab Mobile Combat Covid-19 tidak dapat digunakan sebagai syarat  perjalanan (pesawat terbang). Sedangkan labotorium PCR RSUD dapat dijadikan referensi syarat perjalanan jauh,” katanya.

Ditegaskannya, pemeriksaan di Mobil Lab PCR tidak dipungut biaya.

Anggaran Rp3,5 Miliar

Pengadaan Mobil Lab PCR menelan biaya mencapai Rp3,5 miliar. Irna mengungkapkan, biaya pengadaan Mobil Lab PCR berasal dari Dana Intensif Daerah Tahun Anggaran 2020.

Untuk pengoperasian Mobil Lab PCR hanya dilakukan dalam kurun waktu 2 jam selama tiga hari tiap pekannya.

“Terkait jam operasional Mobile PCR ini agar diketahui masyarakat, hari  Senin, Rabu dan Jumat, waktu pengoperasian pada pukul 10.00-12.00 WIB,” ujarnya.

Di akhir acara peresmian, Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda melakukan tes swab PCR.

“Saya akan dites pertama untuk menguji kecanggihan alat tersebut. Tempo 3 jam hasil swab keluar dan langsung terkoneksi dengan nomor peserta yang diswab,” ujar Terkelin. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *