Ini Arahan Gubsu Kepada Kepala Daerah Dalam Menangani Virus Corona

oleh -107 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama bersamaKetua DPRD Karo Iriani Tarigan, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal, mengikuti telekonferensi penanganan virus corona bersama Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melalui telekonferensi, Selasa 24 Maret 2020. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Data kasus virus corona (Covid-19) yang dirilis situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, covid19.go.id, pada Selasa 24 Maret 2020, menyebutkan jumlah kasus terkonfirmasi virus corona di Provinsi Sumatera Utara, 7 orang, dan satu orang meninggal dunia.

Menyikapi pandemi virus corona, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menggelar telekonferensi dengan para bupati dan wali kota di Provinsi Sumatera Utara.

Telekonferensi ini diikuti Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal, Sekda Kamperas Terkelin Purba, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Karo Martin Sitepu, Kepala Dinas Kesehatan Karo  Irna Safrina Meliala dari ruang command center di Kantor Bupati Karo, Kabanjahe.

Dalam telekonferensi itu, Gubernur Sumatera Utara memberikan arahan kepada para bupati dan wali kota dalam penanganan virus corona.

Baca Berita: 

Pemkab Karo Gelar Telekonferensi Pantau Penanganan Virus Corona

Cegah Virus Corona, Pemkab Karo Tutup Lokasi Wisata

“Untuk menghalau dan memutus jaringan mata rantai penyebaran Covid-19, yang paling efektif berdiam di rumah, tidak melakukan aktivitas ke mana mana. Kurangi kegiatan sifatnya silaturahmi,” kata Edy.

Edy memberikan arahan agar para bupati dan wali kota di Provinsi Sumatera Utara mempedominya dalam penanganan Covid-19, yakni; realokasi anggaran secepatnya, dan lakukan penggeseran APDB, pedomani aturan dan koordinasikan dengan Forkopimda dan segera bahas bersama DPRD daerah; melakukan pendataan, setiap daerah terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 dan; APD (alat pelindung diri) dari Pemerintah Pusat untuk sumut dibantu 175 ribu.

Gubernur juga menyebutkan Pemerintah Pusat memberikan bantuan rapid test, nantinya akan disalurkan ke daerah-daerah. Edy berpesan agar penggunaan peralatan, rapid test dan APD digunakan secara efektif.

“Setiap daerah selektif menggunakan APD. Mengingat barang tersebut sulit untuk memperolehnya, begitu juga rapid test akan kita distribusikan bagi daerah yang berpotensi,” kataEdy dalam telekonferensi.

Gubernur Sumatera Utara mengungkapkan, fasilitas di rumah sakit rujukan telah menyiapkan ruang isolasi.

“Rumah sakit sudah kita persiapkan menampung pasien yang akan diisolasi. Sementara season pertama 500 room, lalu season kedua 500 room lagi,” imbuh Edy.

Bupati karo Terkelin Brahmana menyampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kebutuhan APD dan rapid test.

“Mohon dukungan Pak Gubsu mendistribusikan ke Kabupaten Karo,” kata Terkelin.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menegaskan segera menyalurkan APD dan rapid test.

“Terkait APD dan rapid test akan kita salurkan. Soal banyaknya, nanti kita tentukan kemudian,” kata Edy. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *