Kabupaten Karo Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana 2021

oleh -96 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto dan Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono memeriksa perlengkapan personel di Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karo bersama TNI, Polri, Tagana, Manggala Agni Sumatera I Daops Sibolangit, menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Tahun 2021. Apel digelar di halaman Kantor Bupati Karo, Sumatera Utara, Jumat 5 Maret 2021.

Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto selaku inspektur upacara, menjelaskan, bahwa kegiatan apel digelar menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2021, pada Rabu 3 Maret 2021.

Eko menilai kekuatan unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Karo tangguh dan dapat digerakkan dalam penangangan bencana bila terjadi.

” Artinya sewaktu-waktu ada bencana alam yang mengancam, personel beserta kelengkapan yang ada masih tangguh, layak digunakan,” tegas Eko.

Baca Juga:

Pemerintah Buka Peluang Kerjasama Swasta Percepat Vaksin Merah Putih

Bupati Karo Tegaskan Hal Ini di Forum Lintas Perangkat Daerah 2021

Dandim mengingatkan warga Kabupaten Karo untuk berhati-hati di musim kemarau saat ini, dan tidak sembarangan membakar rumput di ladang karena bisa menyebabkan kebakarana hutan dan lahan (Karhutla).

Apel turut dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, Dansubdenpom I/2-1 Kapten CPM Dwi Darsono, Asisten II Dapatkita Sinulingga, Kasatpol PP Hendrik Philemon Tarigan, Plt Kepala BPDB Natanail Perangin-angin, pihak Kejari Karo.

Bupati mengapresiasi digelarnya apel kesiapan penanggulangan bencana.

“Saat pemeriksaan pasukan yang kami cek langsung, tampak personel dan alat kelengkapan sarana dan prasarana semua masih lengakap,” ucapnya.

Diungkapkannya, dalam penanganan bencana semua harus bertanggung jawab, sehingga harus cepat dan tanggap agar dapat meminimalisasi korban.

“Semua ini harus ada kecepatan action, bagian dari kunci keberhasilan. Untuk itu, mari kita satuan tekad dan persepsi, buang ego. Jangan merasa ini bukan tugasku dan bukan urusan saya. Sifat ini harus kita hilangkan. Dan paling penting, dalam situasi bencana non-alam yang kita hadapi, pandemi Covid-19, tetap jaga kesehatan dan stamina, jangan lupa ikuti prokes 3M,” pungkasnya. (Rep-01)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *