Kegiatan Gernas Baku di Karo Berlangsung Meriah

oleh -1.471 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Bunda PAUD Karo Sariati Terkelin Brahmana menghadiri kegiatan Gernas Baku, Minggu 6 Mei 2018, di Lapangan Mayonif 125/SMB Kabanjahe. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMKegiatan Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu 6 Mei 2018, berlangsung meriah. Peserta Gernas Baku sekitar 700 orang peserta didik PAUD se-Kabupaten Karo dan orang tua masing-masing, serta pengurus TP. PKK  Karo, Darma Wanita,  Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI),  Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), dan pegiat PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), yang hadir tampak antusias mengikuti  jalannya Gernas Baku.

Kepala Dinas Pendidikan Eddi Surianta Surbakti mengatakan Gernas Baku adalah gerakan untuk membiasakan orang tua membacakan buku bersama anak-anak mereka, mempererat hubungan social, emosional antara anak dan orang tua dan menumbukan minat baca anak usia dini.

Bupati Karo Terkelin Brahmana turut menghadiri kegiatan Gernas Baku di Lapangan Mayonif 125/SMB Kabanjahe, mengungkapkan, membaca merupakan jendela dunia dan sekaligus untuk membebaskan manusia dari kebodohan dan kemiskinan.

KLIK: Imigrasi-Bupati Karo Bahas Tenaga Kerja Asing

“Karena itu dengan gerakan ini diharapkan agar seluruh komponen masyarakat untuk mengajak seluruh orang tua dapat membacakan buku bagi anak-anaknya yang masih berada pada PAUD,” kata Terkelin Brahmana.

Gernas Baku dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Karo, Sariati Terkelin Brahmana,  Wadanyon 125/SMB. Mayor Inf. Muhaidin, Sekretaris Dinas Pendidikan, Irwan Ganti Tarigan, Kabid SD/SMP, Sugianta Ginting, Kabid PAUD/TK, Irawati, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan Amon, Seba, dan Pengawas SD Kecamatan Berastagi, Pinem.

Bupati menyerukan bagi  seluruh lembaga PAUD mengkampanyekan Gernas Baku di setiap lembaga masing-masing.

Bunda PAUD, Sariati Terkelin Brahmana  dalam kegiatan itu membacakan cerita legenda “Katak Yang Sombong”.

Kisah itu mengingatkan dan mengajak anak-anak untuk tidak sombong, tapi terus mengasah diri untuk bisa hidup lebih baik lagi.

Kemeriahan Gernas Baku diwarnai dengan menyanyikan  lagu “Gernas Baku”.  Diakhir kegiatan, Bupati Karo dan Bunda PAUD melepaskan balon ke udara.

Kegiatan Gernas Baku diisi dengan beragam perlombaan, antara lain membentuk pola, memindahkan bendera dan lomba tari yang diikuti oleh  anak-anak TK se-Kabupaten Karo, sedangkan bagi guru TK, dilaksanakan lomba membuat alat peraga edukasi. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *