Lakonta Akan Gelar HUT Perdana

oleh -260 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat menerima audiensi pengurus Lembaga Adat dan Budaya Karo (Lakonta), Senin 30 September 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Lembaga Adat dan Budaya Karo (Lakonta) berencana akan menggelar HUT perdana sekaligus mengukuhkan pengurus Lakonta di kecamatan dan kelurahan/desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Lakonta berdiri sejak 23 Juni 2018 dan para pengurus Lakonta dilantik oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Memasuki usia satu tahun, para pengurus Lakonta mengaku masih  banyak program, visi-misi Lakonta yang belum tercapai. Meski begitu, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapresiasi rencana perayaan HUT perdana Lakonta.

Hal ini terungkap dalam pertemuan pengurus Lakonta, Ketua AKBP Heppi Karokaro, Ketua Harian Ismail Ginting, Bendahara Kenan Ginting, Sekretaris Adil Purba,  Koordinator Umum, Malem Ukur Ginting, dan Juru Bicara Berlian Tarigan dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana, Senin 30 September 2019, di ruang kerja Bupati.

Dalam pertemuan itu, para pengurus Lakonta mengenakan pakaian adat Karo. Pria mengenakan beka buluh sedangkan perempuan mengenakan uis nipes.

Juru Bicara Lakonta Berlian Tarigan mengungkapkan memasuki usia satu tahun Lakonta telah menjalankan programnya, danmasih banyak kekurangan-kekurangan yang belum tercapai sesuai visi dan misi Lakonta.

Dikatakannya, kedatangan mereka menemui Bupati Karo Terkelin Brahmana untuk mengeratkan hubungan yang selama ini telah terbina dengan baik.

Baca Berita:

Gejayan Memanggil, Pelajar dan Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan

Tengah Malam di Jalan Desa, Polisi Mencokok Apriadi

“Wujud itu kami tunjukkan sebagaimana adat Karo. Kami datang membawa oleh-oleh berupa makanan khas Karo yaitu cimpa. Makanan khas Karo ini, sebagai lambang  identik dengan suatu penghormatan. Merupakan kebiasaan dari zaman dulu sebagai Kalimbubu,” ujar Berlian sembari menyerahkan sumpit berisi cimpa kepada Terkelin Brahmana.

Usai menerima buah tangan tersebut, Ketua Harian Lakonta Ismail Ginting mengutarakan rencana penyelenggaraan HUT Lakonta yang perdana.

“Ini tentu kami koordinasikan dengan Bupati Karo. Sebab sewaktu pelantikan pengurus Lakonta di Tahun 2018, Bupati Karo yang melantik. Hal ini juga, kami seluruh pengurus sepakat agar Bupati Karo hadir saat HUT Lakonta di tahun pertama nantinya,” kata Ismail.

Dia mengaku, perayaan HUT perdana Lakonta belum ditentukan kapan dilaksanakan.

“Jadi kami ini ingin menyesuaikan dengan jadwal Bupati. Jika Pak Bupati nanti menginfokan maka kami selaku pengurus Lakonta semua siap untuk menyelenggarakan HUT Lakonta yang  kesatu,” katanya.

Dijelaskan Ismail, rencana perayaan HUT Lakonta yang tahun pertama ini, meminta Bupati Karo untuk melantik semua pengurus Lakonta kecamatan dan kelurahan/desa.

“Kami minta Bupati Karo sekaligus melantik semua pengurus kecematan, desa/kelurahan yang sudah kami bentuk sebelumnya. Jadi nanti bersamaan saat merayakan HUT Lakonta pelantikan pengurus kecamatan, desa/kelurahan bakal dilantik juga,” ujarnya.

Bupati karo Terkelin Brahmana mengaku terkejut mendapatkan buah tangan, cimpa dari pengurus Lakonta.

“Saya terkejut melihat cimpa yang dalam sumpit,” kata Terkelin mengawali.

Bupati menegaskan, dirinya bangga dengan keberadaan Lakonta sebagai lembaga adat di Karo sudah berdiri satu tahun.

“Pada prinsipnya, kami Pemda Karo siap mendukung. Apalagi ingin berencana merayakan HUT Lakonta, akan mendukung. Masalah waktu kita akan koordiansikan selanjutnya. Nanti kita sesuaikan dengan jadwal agar kesibukan dan tugas lain tidak terganggu,” ucap Terkelin.

Mengenai program-program Lakonta, Terkelin menyarankan agar para pengurus Lakonta selalu koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Karo.

“Sebab Lakonta tidak terlepas dari dinas, OPD terkait. Untuk itu segera bantu dan cari solusi untuk mengembangkan Lakonta di kecamatan dan desa,” kata Bupati.

Kepala Dinas PMD Karo, Abel Tarawai Tarigan melalui Kabid Fitda Purba menyatakan siapa membantu program Lakonta di setiap desa.

Menurutnya, melalui Dinas PMD akan ada pelatihan pada November 2019.

“Pelatihan ini bagi para 259 kepala desa se-Kabupaten Karo. Dalam acara ini kita akan selipkan program Lakonta saat pertemuan dengan Kades. Kita akan paparkan program  Lakonta dengan tujuan agar setiap desa mau menampung anggaran pembentukan Lakonta di desa melalui dana desa sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *