Pekan Depan, Penyidik Kejari Karo Periksa Tersangka Korupsi TMJB

oleh -1.314 Kali Dibaca
Ilustrasi

RIENEWS.COM – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat tersangka korupsi pembangunan Tugu Menjuah-Juah Berastagi (TMJB). Dua tersangka merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Karo Dapot Manurung menegaskan, pemeriksaan kepada keempat tersangka dilakukan pekan depan.

“Pekan depan para tersangka ini akan kita panggil untuk diperiksa,” kata Kasi Pidsus Kejari Karo, Dapot Manurung, Selasa 4 September 2018.

Keempat tersangka dalam kasus dugaan korupsi TMJB, CT sebagai Pengguna Anggaran, RT selaku Pejabat Pembuat Komitmen, RHS selaku direktur perusahaan (rekanan), dan Ir. EPS selaku pelaksana kegiatan.

Menyinggung penahanan kepada para tersangka, Dapot Manurung menyatakan akan lebih dulu melihat hasil pemeriksaan, pekan depan.

Berita Terkait: Ditanya Proses Hukum Korupsi TMJB, Kajari Karo Jawab Singkat

“ Soal mereka ditahan atau tidak, merupakan kewenangan penyidik. Intinya, kita melihat dulu alasan subjektif dan objektifnya. Jadi kita lihat saja nanti,” ujar Dapot Manurung.

Dijelaskan Dapot, pemeriksaan kepada para tersangka dilakukan setelah penyidik Kejari Karo memintai keterangan dari para saksi ahli, di antaranya saksi ahli teknik sipil dari Universitas Sumatera Utara dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sumatera Utara.

“Pemeriksaan saksi ahli sudah selesai, Senin 3 September 2018,” kata Dapot.

Ditegaskan Kasi Pidsus Kejari Karo, dalam pengusutan kasus korupsi pembangunan TMJB, tidak ada kendala apapun.

“Jadi para tersangka ini akan kita panggil. Sampai saat ini tak ada kendala apapun dalam penanganan kasus ini,” ujar Kasi Pidsus Kejari Karo.

Menyoal pengakuan salah satu tersangka, Candra Tarigan mengaku tidak mengetahui dan belum mendapatkan pemberitahuan penetapan dirinya sebagai tersangka dari Kejari Karo. Dapot menyatakan sudah memberitahukan hal itu.

“Tak ada kewajiban kita memberitahukan perkembangan kasus ini. Meski  begitu, beberapa waktu lalu kita sudah memberitahukan perkembangan kasus ini pada para tersangka,” pungkas Dapot.

Pembangunan Tugu Menjuah Juah Berastagi masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Karo 2016, di pos Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karo, dengan nilai pagu Rp679.573.000.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas  laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Karo Tahun Anggaran 2016, BPK RI menemukan kekurangan volume yang mengakibatkan potensi kerugian negara Rp571.720.387, jaminan pelaksanaan belum dibayar Rp33.978.650, dan denda belum dibayar ke kas daerah Rp33.978.650. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *