Pemkab Karo Teken MoU Cegah Penyebaran HIV/AIDS-Narkoba

oleh -2.771 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana foto bersama usai penandatanganan Nota Kesepahaman pencegahan HIV/AIDS dan penyalahgunaan Narkoba.
Bupati Karo Terkelin Brahmana foto bersama usai penandatanganan Nota Kesepahaman pencegahan HIV/AIDS dan penyalahgunaan Narkoba.

RIENEWS.COM – Melakukan pencegahan penyalahgunaan Narkoba dan penyebaran HIV/AIDS, Pemerintah Kabupaten Karo menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama GBKP, BPJS Cabang Kabanjahe, PT. Bukit Hijau Permata, PT. Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia, RSU Ester, RSU Amanda, RSU Efarina Etaham Berastagi, RS Ibu dan Anak Mina serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karo.

Penandatangan nota kesepahaman (MoU) itu dilaksanakan di ruangan rapat Kantor Bupati, Kabanjahe, Senin 27 November 2017.

Kebijakan ini sebagai upaya Pemkab Karo mendukung program Indonesia; Gerakan Anti -Narkoba dan Pencegahan Penularan virus HIV/AIDS.

“Hari ini kita dapat melihat sebuah bentuk kerjasama menolak Narkoba dan penyebaran HIV/AIDS. Mudah-mudahan dengan penandatanganan MoU ini, kita semakin bersinergi menyosialisasikan bahaya Narkoba dan mencegah semakin meluasnya penyalahgunaan Narkoba yang mengancam generasi penerus bangsa,” ujar Bupati Karo Terkelin Barhmana.

Terkelin menegaskan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba dan penularan HIV/AIDS, merapatkan barisan serta menjalin sinergi profesionalitas dan proporsional dalam menekan laju penyebaran HIV/AIDS sekaligus menghilangkan stigma diskriminasi ODHA di Bumi Turang.

“Peran para stakeholder, tokoh masyarakat dan agama harus terus dilibatkan,” tegas Terkelin.

Menurut data Dinas Kesehatan, korban yang tertular HIV/AIDS di Kabupaten Karo didominasi oleh usia muda dan produktif. Begitu juga dengan penyalahgunaan narkoba semakin tinggi. Hal Ini membuat pemerintah sangat prihatin. Oleh karena itu diminta kepada masyarakat agar berperilaku hidup sehat dengan menjauhi minuman keras, narkoba, obat-obatan terlarang dan seks bebas.

“Selain itu, diperlukan peningkatan kepedulian tokoh masyarakat guna meminimalisasi penularan HIV/AIDS,” ujar Terkelin.

Penandatangan MoU dilakukan Pemkab Karo dengan Komisi HIV/AIDS dan NAPZA GBKP yang ditandatangani Pdt. Monalisa Ginting, Direktur PT. Bukit Permata Hijau   Yomi Bayu Muro, Direktur PT. Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia Kukuh Wibowo Suluh D.P, Direktur RSU Ester Dr. H Sudibyo S Sp.A, Kepala BPJS Cabang Kabanjahe Manna, S,Si, Apt, MPH, AAK, Direktur RSU Amanda DR. Calvintinus Meliala, SP, S, Direktur RSU Efarina Etaham Berastagi Dr. Herman Ramli, Direktur RS Ibu dan Anak Mina DR. Peresly Barus, Sp,OG dan Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Karo DR. Jasura Pinem, M,Kes. (BAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *