Pemprov Sumut Beri Fasilitas Kantor Tim Monev Sinabung

oleh -1.438 Kali Dibaca
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menerima kunjungan Bupati Karo Terkelin Brahmana, bersama Kolonel Inf. Yufti Senjaya, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal SE selaku Dansatgas Bencana Alam Gunung Sinabung, Kabid Logistik BPBD Karo Natanael Perangin-angin, Selasa 19 Februari 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan fasilitas kantor bagi Tim Monitoring Evaluasi (Monev) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sedang melakukan Monitoring dan Evaluasi Pemulihan Pasca Bencana Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Kebutuhan fasilitas kantor bagi tim Monev BNPB disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana saat bertemu dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Selasa 19 Februari 2019, di ruang kerja Gubernur Sumatera Utara.

Terkelin Brahmana menjelaskan, saat ini Tim Monev BNPB, Kolonel Inf. Yufti Senjaya melakukan tugas monitoring dan evaluasi penanganan pemulihan pasca erupsi Sinabung.

“Untuk mendukung tugas utusan BNPB ini dibutuhkan kantor, pos untuk menetap sebagai tempat koordinasi  antar lintas dinas terkait, lintas OPD, lintas elemen masyarakat. Harapan kami, kiranya pak Gubernur dapat memberikan fasilitas tempat pinjam pakai milik provinsi yang berada di Kabanjahe,” ungkap Terkelin.

Pertemuan itu dihadiri Kolonel Inf. Yufti Senjaya, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal SE selaku Dansatgas Bencana Alam Gunung Sinabung, Kabid Logistik BPBD Karo Natanael Perangin-angin, dan Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis.

Baca Berita: Kota Rantauprapat Diselimuti Asap Karhutla Riau

“Kami Pemda Karo siap untuk mengajukan surat maupun memenuhi adminitrasi jika pihak provinsi memberikan tempat yang kami ajukan nantinya. Dengan kedatangan kami ini, mudah-mudahan ada petunjuk dan solusi yang diberikan, baik lokasi dan  tempat yang layak dapat dipergunakan perwakilan BNPB,” kata Terkelin.

Baca Juga: Rakor Monev Penanggulangan Pasca Bencana Sinabung

Menanggapi hal itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memerintah Kepala BPBD Provinsi Sumut Riadil Akhir Lubis segera memberikan fasilitas kantor di Kabanjahe bagi Tim Monev BNPB.

“Tidak perlu surat-surat, sebab ini sifatnya emergensi dan sangat dibutuhkan,” ujar Edy Rahmayadi.

Gubernur menanyakan lokasi yang akan dijadikan kantor Tim Monev BNPB kepada Riadil Akhir Lubis.

Menurut Riadil, fasilitas kantor yang dapat digunakan Tim Monev BNPB berada di Jalan Veteran, Kabanjahe.

“Sudah ada Pak. Lokasinya bekas Kantor Pengairan Propinsi di Jalan Veteran, Kabanjahe,” ujar Riadil.

Merespons penjelasan Kepala BPBD Sumut, Edy Rahmayadi meminta fasilitas kantor Tim Monev BNPB disegerakan.

“Nah, sudah jelas semuakan, dan saya mau lebih cepat lebih bagus,” tegas Edy.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Sumatera Utara meminta Pemerintah Kabupaten Karo untuk melakukan penghijauan di kaawasan Gundaling.

“Prioritas kedua untuk Tanah Karo, agar daerah Gundaling dihijaukan balik sekelilingnya. Karena Gundaling adalah daerah wisata yang diminati serta dikunjungi,” ungkap Edy Rahmayadi.

Mantan Pangkostrad tersebut, meminta program penghijauan kawasan Gundaling segera dikoordinasikan dengan instansi terkait.

“Saya minta segera koordinasikan dengan dinas  terkait  agar  menata ulang kembali penghijauan, sehingga menjadi nyaman dan tenang bagi masyarakat lokal dan luar daerah ketika bertamasya ke Berastagi,” imbuh Edy Rahmayadi.

Tim Monev BNPB, Yufti Senjaya menyatakan akan melaporkan dukungan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kepada Kepala BNPB Doni Monardo.

“Ini tentu akan saya laporkan kepada Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo atas dukungan Gubsu, dan sekalian tadi ada pesan Gubsu untuk saya teruskan, bahwa Pak Gubsu ingin Kepala BNPB datang ke Karo. Pesan ini akan saya sampaikan nantinya agar pimpinan BNPB sesuai harapan Pak Gubsu diharapkan minggu depan bisa hadir ke Karo,” ujar Yufti.

Dansatgas Bencana Alam Gunung Sinabung Letkol Inf. Taufik Rizal menyebutkan, fasilitas kantor yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, akan menjadi tempat pertemuan dalam rangka penanganan.

Kepala BPBD Provinsi Sumut, Riadil Akhir Lubis menegaskan akan segera menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumatera Utara.

“Saya segera siapkan adminitrasinya dan akan memberikan kantor bekas Pengairan Provinsi sebagai kantor kordinasi bagi perwakilan BNPB di Tanah Karo,” imbuh Riadil.

Sementara Kabid Logistik BPBD Karo, Natanael Perangin-angin mengungkapkan segera melakukan peninjauan untuk pembenahan kantor.

“Apa yang harus dibenahi nantinya, maka kami akan benahi dengan dana swadaya dulu. Selanjutnya untuk dana operasional perwakilan Tim Monev BNPB akan kita usulkan ke BNPB,” ujar Natanael. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *