Perbaikan Jalur Sungai Cegah Banjir di Kota Medan dan Deli Serdang

oleh -171 Kali Dibaca
Kepala BNPB Doni Monardo bersama Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Deli Serdang. [Foto BNPB | Rienews]

RIENEWS.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyatakan perlunya penanganan segera terhadap sejumlah aliran sungai di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang pada awal pekan Desember 2020 kemarin, terdampak banjir. Salah satu faktor penyebab banjir, tingginya intensitas hujan di wilayah tersebut yang menyebabkan sejumlah aliran sungai meluap.

Doni Monardo menyatakan, perlunya segera melakukan pengerukan terhadap sejumlah aliran sungai karena mengalami pendangkalan (sedimentasi). Untuk penanganan itu, BNPB akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga Berita: Innalillahi, Banjir di Kota Medan 5 Orang Meninggal Dunia

Analisis itu disampaikan Doni Monardo saat bersama Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melihat langsung salah satu lokasi terdampak banjir di kompleks perumahan De Flamboyan, Kecamatan Tanjung Selamat, Kabupaten Deli Serdang, Jumat 11 Desember 2020.

Peninjauan dampak banjir di Kabupaten Deli Serdang, dilanjutkan Doni Monardo dengan melihat kondisi warga pengungsi terdampak banjir di posko markas Batalyon Arhanudse 11/BS Batrai Tempur, Tanjung Anom.

Doni yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, menilai penerapan protokol kesehatan (Prokes) di lokasi pengungsian cukup memadai.

“Pelayanan kesehatan, makanan, air bersih, sanitasi dan juga obat-obatan terutama untuk ibu hamil dan juga anak-anak balita, ibu yang menyusui dan juga orang tua agar diperhatikan. Selain itu kita minta mereka juga dipisahkan untuk menjaga terpapar Covid-19,” kata Doni.

Baca Berita:

Lombok Utara, Kaimana dan Supiori Diguncang Gempa

HP TECNO Spark 6 Go Ludes Terjual, Ini Keunggulannya

Dalam peninjauan itu, Kepala BNPB Doi Monardo secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi berupa tenda pengungsi 10 unit, matras 5.000 lembar, selimut 2.000 lembar, perlengkapan bayi 500 paket, perahu lipat PB 3 unit, masker kain 250.000 lembar dan pelampung 10 unit dan alat swab antigen 10.000 buah.

BNPB juga menyerahkan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) Rp 500 juta untuk penanganan banjir di Deli Serdang.

Edy Rahmayadi mengucapkan terima kasih atas perhatian dan respons cepat tanggap dari Pemerintah Pusat melalui BNPB kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk penanganan bencana banjir.

“Terima kasih atas perhatian Bapak Doni kepada rakyat Sumut,” ucap Edy.

Menteri PUPR Beri Waktu 3 Pekan

Menteri PUPR Mochamad Basuki Hadimuljono memberikan tenggat waktu 3 pekan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera-II untuk memperbaiki jalur sungai di Kabupaten Deli Serdang.

“Kita akan perbaiki, mudah-mudahan tiga minggu selesai karena masih ada kemungkinan hujan lebih besar lagi yang akan datang,” kata Basuki, dikutip dari website resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Senin 7 Desember 2020.

Ditegaskannya, pembentukan groundsiil penting dan segera dilakukan, agar bila terjadi banjir, air tidak menerjang tepi kiri dan kanan sungai.

“Tepinya ini tidak ada pemadatan, sehingga terjangan air yang deras merusak dan menghantam keluar,” katanya.

Basuki menyatakan pembentukan groundsiil dilakukan di seluruh bantaran sungai yang terdampak banjir. Dia meminta Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk merelokasi warga yang bermukim di bantaran sungai.

“Tadi kita sudah kordinasi dengan Pak Gubernur, untuk segera merelokasi seluruh masyarakat yang tinggal di bantaran sungai ke apartemen atau rumah susun. Ya itu nanti dibangunlah itu,” katanya.

Edy Rahmayadi merespons usulan relokasi warga di bantaran sungai.

“Kita kaji dan cari terlebih dahulu lahan, di mana akan kita relokasi warga bantaran ini. Kementerian nanti yang bangun, kita yang siapkan lahannya,” ucap Edy. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *