Coffee Morning Pejabat Pemkab Karo Bahas Hog Cholera

oleh -198 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang dan Sekda Karo Kamperas Terkelin Purba menggelar coffee morning yang dihadiri seluruh pimpinan OPD Pemkab Karo di ruang Command Center Dinas Kominfo Karo, Senin 2 Desember 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Kamperas Terkelin Purba mengadakan rapat “Coffee Morning” yang dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), di ruang Command Center Dinas Kominfo Karo.

Di coffee morning tersebut, para pejabat Pemkab Karo membahas penanggulangan wabah hog cholera (virus babi)  dan bahasan lainnya di antaranya capaian program Pemerintah Kabupaten Karo.

Di awal acara yang digelar pada Senin 2 Desember 2019, Sekda Karo Kamperas Terkelin Purba mengemukakan bahwa program-program Pemkab Karo yang belum dicapai oleh OPD dan cara pembenahannya.

Ditegaskannya, pimpian OPD harus peka terhadap informasi dan isu yang berkembang memiliki hubungan keterkaitan dengan instansi yang dibawahi.

Baca Berita:

Bupati Karo Hadiri Natal Awal Desember 2019 di GPdi Imanuel

BKD Karo Gelar Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah Diikuti 86 ASN

“Para kepala  SKPD harus peka, terlebih saat  ini isu berkembang virus babi yang menyita perhatian masyarakat dan publik,” kata Kamperas.

Dalam penanganan dampak virus babi, bangkai babi yang dibuang di semberang tempat, Pemkab Karo telah mendirikan posko di setiap kecamatan dan posko kabupaten.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapresiasi rapat “Coffee Morning” yang diprakarsai Sekda Karo Kamperas Terkelin Purba.

“Coffee Morning yang dimotori oleh Pak Sekda ini cukup bagus. Ini menjadi referensi penilaian kinerja dan kepedulian. Selain itu menjadi ajang diskusi satu sama yang lain,” ujar  Terkelin.

Bupati menyarankan kegiatan coffee morning dilaksanakan setiap pekan.

“Agar semua masukan, saran dan kendala yang dihadapi OPD dapat kita dengar dan kita pecahan bersama masalahnya,” katanya.

Menyoal penanganan dampak wabah virus babi yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Karo, Bupati Karo telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor : Sk/ 520/473/pertanian /2019 tanggal 28 November 2019 tentang  Penetapan Tim Unit Respons  Cepat Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Menular Pada Ternak Babi.

“Untuk itu, kita perlu tim work cepat bekerja. Sebab 18 posko sudah dibentuk, dan jangan lupa setiap posko informasikan nomor telepon yang gampang masyarakat mengakses dan menghubunginya, melaporkan kejadian virus babi,” tegas Terkelin.

Dihadapa para pimpinan OPD, Bupati Karo menekankan agar para  pimpinan OPD menumbuhkan kepedulian sehingga ada perubahan di Kabupaten Karo, dan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK di tahun 2020.

“Kita sudah mencanangkan di tahun 2020 Kab Karo memperoleh WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Semua ini, sekali lagi  butuh tim work, saling kerja sama antar OPD, ini kunci utama,” pungkas Terkelin.

Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang mengharapkan para OPD bahu membahu dan bergandeng tangan dalam mencapai program, visi-misi Pemda Karo.

“Agar OPD selalu  gerak cepat setiap permasalahan yang ada. Jangan dibiarkan setiap ada kendala, harus diselesaikan. Ini tujuan coffee morning ini, untuk  saling asah, asih dan asuh,” katanya. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *