RIENEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan kejadian gempa dangkal mengguncangan wilayah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, 5,3 magnitudo pada Sabtu, 8 Februari 2025, pukul 01.32 WIB.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebutkan gempa dangkal Sarmi memiliki parameter update dengan 5,2 magnitudo. Episenter gempa terletak pada koordinat 1,93 derajat Lintang Selatan, 138,91 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 19 kilometer arah Tenggara Sarmi, Papua, pada kedalaman 19 kilometer.
Daryono menjelaskan, gempa dangkal mengguncang Sarmi, Papua, akibat adanya aktivitas Sesar Anjak Mamberamo (MFTB).
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” jelas Daryono.
BMKG menegaskan, gempa dangkal mengguncang Sarmi, tidak berpotensi tsunami.
Artikel lain
Penyebar Konten Deepfake Presiden Prabowo Tipu 100 Korban Raup Rp65 Juta
PSHK UII Tegaskan Peraturan Tatib DPR RI Abuse of Power
Bareskrim Gerebek Pabrik Narkoba Tembakau Sintetis Sita Barang Bukti Senilai Rp350 Miliar
Sedangkan dampak guncangan gempa, sebut Daryono, dirasakan di daerah Sarmi dengan skala intensitas IV hingga V MMI yakni, getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun.
Diungkapkan Daryono. hasil monitoring BMKG hingga pukul 01.58 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan ataus aftershock.
Artikel lain
OSM Tersangka Pedofilia Terancam 15 Tahun Penjara
Program GoZero Telkom Raih Penghargaan ESG Sustainability Ratings 2025
Pusham UII Nilai Performa HAM Masa 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran Suram
“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang, menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” imbuh Daryono. (Rep-02)
Sumber: Inatews BMKG






