RIENEWS.COM – HSSE Pertamina Patra Niaga Sumbagut menggelar pelatihan pemadam kebakaran kepada pekerja yang tergabung dalam Persatuan Wanita Patra (PWP) wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut di Kota Medan, Senin 13 Februari 2023.
Pelatihan ini bertujuan menambah wawasan pengurus dan anggota PWP Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam alat pemadam api ringan (APAR), penggunaan elpiji yang aman dan benar, dan meningkatkan kesadaran pentingnya budaya health, safety, security, and environment (HSSE). Dalam pelatihan tersebut, peserta juga diberi pengarahan oleh Tim HSSE PT Pertamina Patra Niaga tentang produk Pertamina, cara mengatasi kebakaran, dan penggunaan APAR.
Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Andri Prasetyanto mengatakan, pelatihan yang digelar untuk pekerja PWP Pertamina diadakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.
Artikel lain
KUR BSI di Aceh Rp3 Triliun, Presiden Jokowi: Gede Banget Jatahnya
Ini Motif Pembunuhan Mantan Anggota DPRD Langkat dari Partai Golkar
Diajak Raun-raun oleh Bobby, Kang Emil Sebut Warga Medan Beruntung
“Dalam rangka memeriahkan Bulan K3 ini, kami mengadakan beberapa kegiatan mengenai aspek HSSE dan upaya ini tidak hanya ke bapak-bapak saja yang ada di lokasi tapi juga kepada ibu-ibunya,” ucap Andri.
Ketua PWP Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sonya Freddy Anwar menekankan, keselamatan kerja merupakan hal sangat penting dalam dunia migas termasuk dalam bidang kerja suami kita di Pertamina.
“Budaya safety itu bukan hanya merupakan domain daripada pekerja namun juga melekat pada keluarga pekerja,” kata Sonya.
Ditegaskannya, pelatihan ini sebagai bekal dan kemampuan khususnya bagi pekerja PWP Pertamina jika suatu waktu menghadapi kejadian kebakaran.
Artikel lain
Kasus Gangguan Ginjal Akut Muncul Lagi, Produksi Obat Sirop Dihentikan Sementara
Sejarah Pers Perempuan Sumatera Sejak 1919 Telah Menyuarakan Feminisme
Kerja Sama Qatar Airways Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Eropa
“Dapat segera mengatasi kejadian-kejadian yang berhubungan dengan api secara mandiri. Setelah pelatihan ini, diharapkan kedepannya ibu-ibu PWP akan semakin confident (percaya diri) untuk mengatasi kejadian-kejadian yang berhubungan dengan api,” katanya. (Rep-06)






