Pemkab Karo Gelar Rakor New Normal Life di Tengah Pandemi Covid-19

oleh -338 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama unsur pimpinan Forkopimda menggelar Rakor membahas New Normal Life di tengah pandemi Covid-19, Rabu 3 Juni 2020, di ruang kerja Bupati. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas New Normal Life di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Pemkab bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, Rabu 3 Juni 2020,  di ruang kerja Bupati Karo Terkelin Brahmana, menggelar rapat guna menampung aspirasi sebelum diterapkannya new normal life.

Bupati Karo mengemukakan, protokol kesehatan harus dapat dilaksanakan dalam kehidupan di masyarakat Kabupaten Karo.

“Kita harus mampu menjadikan protokol kesehatan sebagai budaya baru dalam kehidupan sehari-hari, dan tetap meningkatkan kewaspadaan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Karena, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pandemi Covid-19 selamanya tak akan hilang, sepanjang vaksin atau obatnya belum ditemukan. Untuk itu, setiap orang diminta bersiap ‘berdampingan’ dengan kondisi virus corona yang tidak akan pernah hilang,” ujar Terkelin.

Berdasarkan rekomendasi dari Pemerintah Pusat menerapkan new normal life. Menyikapi hal itu, Pemkab Karo bersama Forkopimda dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menggelar Rakor pembahasan persiapan new normal life.

Baca Berita: 

Bupati Karo Serukan Penerapan Protokol Kesehatan Sebagai Budaya Baru Lawan Covid 19

Polres Tanah Karo Bekuk Napi Narkoba Lapas Bengkalis Melarikan Dirikan

“Walaupun Kabupaten Karo belum masuk ke fase new normal, tapi tidak ada salahnya Pemkab dan Forkopimda serta Gugus Tugas rapat koordinasi atau diskusi terkait dengan new normal,” kata Terkelin Brahmana saat membuka Rakor yang dihadiri Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Sekdakab Karo Kamperas Terkelin Purba, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Dapat Kita Sinulingga, Kapolres Tanah Karo  AKBP Yustinus Setyo, Dandim 0205/TK Lekol Inf Taufik Rizal Batubara, Kepala Kajari Karo Denny Achmad, Kepala Kemenag Kabupaten Karo Drs H Muksin Batubara, Kepala Dinas Sosial Benyamin Sukatendel, Plh Ketua Tim Gugus Tugas Martin Sitepu, Kakan Satpol PP Hendrik Philemon Tarigan, Kadis Kominfo Jhonsosn Tarigan, Kepala Dinas Kesehatan Irna Savrina Meliala, dan Kabag Humas dan Protokol Frans Leonardo Surbakti.

“Fase ini mengisyaratkan, masyarakat perlu bersiap untuk terus menjalankan upaya-upaya pencegahan sebagai gaya hidup normal yang baru. Esensinya, mendisplinkan masyarakat menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Menjaga jarak (social/physical distancing), memakai masker, dan rajin mencuci tangan kemungkinan harus terus dilakukan oleh semua orang dalam waktu lama,” imbuh Terkelin.

Dikatakannya, penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus corona harus dijalankan berbarengan.

New normal di daerah diarahkan pada bagaimana tatanan masyarakat kita tetap aman dari Covid-19, dalam arti penyebarannya kita tekan, namun di sisi lain ekonomi tetap produktif,” ujar Terkelin.

Meski demikian, Terkelin Brahmana mengatakan, tatanan masyarakat baru yang produktif dan aman dari Covid-19, harus dijalankan secara bertahap.

“Kajian secara matang dan komprehensif tetap menjadi rujukan. Namun perlu dipahami, bahwa ini (fase new normal) belum diterapkan di Kabupaten Karo. Jangan pula nanti masyarakat salah menerima, kita belum, namun kita mempersiapkan menuju fase new normal baru,” tegas Terkelin.

Rapat koordinasi yang digelar bertujuan untuk menampung saran dan masukan dari Forkopimda, sehingga nantinya bisa dirangkum ke dalam regulasi Peraturan Bupati (Perbup) dan infrastruktur pendukung protokol kesehatan yang harus dijalankan dengan ketat yang melibatkan TNI/Polri.

“Apabila nanti fase new normal di Kabupaten Karo sudah disetujui pusat, kita sudah siap dari segala aspek baik regulasinya maupun pelaksanaannya. Maka ke depan kita susun bersama dengan dinas teknis dan TNI/Polri agar ketika tiba nanti waktunya, new normal di Kabupaten Karo bisa berjalan lancar dan dapat mendisiplinkan masyarakat dalam pencegahan Covid-19,” katanya.

Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo mengingatkan pentingnya edukasi dan sosialisasi terkait new normal harus betul-betul sampai ke masyarakat.

“Persiapan tatanan baru atau “New Normal” di masa pandemi Covid-19 harus betul-betul disiapkan secara matang dan semua sektor saling mendukung,” tegas Kapolres.

Hal sama dikatakan disampaikan Sekdakab Karo Kamperas Terkelin Purba. Menurutnya, ada beberapa poin kehidupan bermasyarakat yang diatur dalam regulasi new normal, seperti dalam kegiatan pendidikan, rumah ibadah, ekonomi dan pasar–pasar tradisional, rumah makan, swalayan, serta tempat rekreasi atau objek wisata dan hotel.

Sementara itu, Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan menilai Kabupaten Karo harus bersiap menuju fase baru pemberlakuan new normal life atau tatanan kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19.

“Alasannya, psikologis masyarakat penting dipertimbangkan, enggak bisa terus di rumah saja. Namun dengan catatan, harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Setuju dengan kebijakan pemerintah pusat yang telah merujuk pada aturan WHO. Makanya protokol kesehatan wajib diterapkan saat beraktivitas. Sifatnya wajib, maka sebelum ke sana (new normal) kita harus bersiap dari sekarang termasuk mempersiapkan langkah-langkah dan regulasinya,” pungkas Iriani Tarigan. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *