Wagub Sumut Panen Perdana Sayuran Hidroponik BKM Baitul Makmur

oleh -83 Kali Dibaca
Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana melakukan panen perdana sayuran dengan budidaya hidroponik yang dikelola Badan Kemakmuran Masjid Baitul Makmur, Desa Kutambelin, Kecamatan Naman Teran. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah melakukan panen perdana sayuran yang dibudidayakan dengan cara hidroponik di halaman Masjid Baitul Makmur, Desa Kutambelin, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Selasa 6 Oktober 2020. Dalam kesempatan tersebut Wagub juga meresmikan program Menuju Desa Madani.

Musa Rajekshah yang akrab dipanggil Ijek, mengapresiasi kretivitas dan inovasi yang dilakukan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Baitul Makmur di sektor pertanian. Wagub meminta apa yang dilakukan di Desa Kutambelin dapat dicontoh.

“Kreatif dan inovasi dalam mengembangkan desa, membantu masyarakat petani. Sistem hidroponi dapat menciptakan lapangan kerja dan penambahan pendapatan, dan tidak membutuhkan lahan luas, namun hasilnya memuaskan,” ujar Wagub Sumut itu.

Baca Berita:

Budidaya Tanaman Salak Dinilai Aman dari Ancaman Erupsi Gunung Sinabung

HUT TNI ke-75 Tahun Bertemakan: Sinergi Untuk Negeri

Dikatakannya, cocok tanam dengan cara hidroponik juga digemari berbagai kalangan, termasuk pihak perhotelan.

Hanya saja, kata Musa Rajekshah, kerap dihadapi para petani adalah masalah harga di saat musim panen merosot tajam.

“Tentu di sini perlu kehadiran pemeintah mengatasi kesulitan masyarakat. Sebab pemerintah tidak boleh berbisnis sehingga menggunakan strategi BUMD untuk mengelola itu semuanya,” katanya.

Acara panen perdana sayuran hidroponik di BKM Baitul Makmur yang dilakukan Wagub Sumut Musa Rajekshah turut dihadiri Bupati karo Terkelin Brahmana, Kepala BNNK Karo AKBP Heppi Karo-karo, Kepala Dinas Pertanian Karo Metehsa Purba, Camat Naman Teran Dwi Kora Sitepu, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh Ormas.

Budidaya Madu Lebah

Dalam kesempatan itu, Musa Rajekshah menawarkan Pemkab Karo mengembangkan budidaya madu. Wagub Sumut mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan memberikan bantuan yang dibutuhkan dalam mengembangkan budidaya madu lebah.

Wagub mengungkapkan, hal ini bertujuan untu membantu masyarakat Kabupaten Karo yang terdampak dari bencana erupsi Gunung Sinabung dan pandemi Covid-19.

Untuk lokasi budidaya madu lebah, Wagub Sumut meminta Pemkab Karo menentukan lokasinya.

“Pemkab Karo silakan lakukan pendataan dan lokasinya. Pemprov Sumut dapat meng-input (membantu)  sesuai kebutuhan, berupa bantuan ternak lebah berkisar  500 kotak. Ke depan Pemkab Karo sejalan dalam hal kegiatan yang kita gulirkan. Minimal anggarannya,  dianggarkan. Jadi Kolaborasi tetap dijalin,” katanya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan pada prinsip Pemkab Karo mendukung apa yang digulirkan  Pemprov Sumut mengenai budidaya madu lebah.

“Semua itu akan kita angkat kepermukaan di saat Musrenbang, sehingga apa yang digulirkan, anggaran dapat ditampung. Tentu hal itu tetap berkoordinasi dengan pihak Pemprov Sumut,” kata Terkelin. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *